Home »

Video

Warga Tolak PLTU Celukan Bawang Tahap Dua, Greenpeace Bantu Perlawanan Masyarakat

Kapal Greenpeace Rainbow Warrior berlabuh di perairan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (17/4) sekira pukul 14.00 Wita.

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Kapal Greenpeace Rainbow Warrior berlabuh di perairan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Selasa (17/4) sekira pukul 14.00 Wita.

Kedatangan kapal ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk melakukan kampanye penolakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara Celukan Bawang tahap kedua.

Warga menolak penggunaan batubara karena menyebabkan polusi udara hingga mengganggu kesehatan.

Warga melakukan aksinya dengan menaiki perahu-perahu nelayan. Mereka mengelilingi Kapal Greenpeace Rainbow Warrior kemudian membentangkan spanduk dengan panjang kurang lebih lima meter, bertuliskan "Laut Sehat Tanpa Batubara".

Ketua Paguyuban Masyarakat Peduli Lingkungan, Ketut Mangku Wijana mengungkapkan, dampak adanya pembangkit listrik batubara ini sangat dirasakan oleh masyarakat setempat.

Polusi udara yang ditimbulkan telah mengganggu kesehatan warga.

Menurut Mangku Wijana, jika batubara yang tersimpan di dalam dome dibakar, maka akan menimbulkan bau yang menyengat hingga menyebabkan batuk-batuk.

"Baunya itu berlangsung sekitar 15 menit. Kalau sudah cium itu saya pasti batuk-batuk. Ini tidak setiap hari terjadi, hanya kadang-kadang saja. Saya tidak bisa menyebutkan tiap hari," kata Mangku.

Tidak hanya itu, pembangkit listrik batubara ini juga berdampak pada perekonomian warga. Mulai dari hasil laut hingga pertanian mengalami penurunan yang sangat signifikan.

"Nelayan harus mencari ikan lebih jauh ke dalam. Saya sebagai petani kelapa juga merasakan produksi jadi berkurang. Kualitasnya juga menurun. Dulunya warna kelapa hijau gelap, sekarang menguning dan cokelat," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help