Hari Kartini

Peringati Hari Kartini, Bentara Budaya Gelar Pameran Seni Rupa Komunitas 22 Ibu

Untuk memperingati Hari Kartini, Bentara Budaya Bali menggelar pameran Seni Rupa Komunitas 22 Ibu yang bertajuk "Sang Subjek"

Peringati Hari Kartini, Bentara Budaya Gelar Pameran Seni Rupa Komunitas 22 Ibu
Istimewa
Poster Pameran 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sabtu (21/4/2018) hari ini adalah peringatan hari Kartini.

Hari ini adalah hari dimana kita memaknai perjuangan sosok wanita yang hebat dalam memperjuangkan hak-hak wanita sehingga bisa sejajar dengan kaum laki-laki.

Untuk memperingati Hari Kartini, Bentara Budaya Bali juga ikut merayakannya dengan menggelar pameran Seni Rupa Komunitas 22 Ibu yang bertajuk "Sang Subjek".

Selain untuk memaknai Hari Kartini, pameran ini juga memberi pemaknaan untuk Hari Perempuan Internasional yang jatuh tanggal 8 Maret.

Adapun peserta pameran ini yaitu, Ariesa Pandanwangi, Arleti Mochtar Apin, Arti Sugiarti, Ayoeningsih Dyah Woelandhary, Bayyinah Nurrul Haq, Belinda Sukapura Dewi, Cama Juli Ria, Didit Atridia, Dina Lestari, Dini Birdieni, Dyah Limaningsih Wariyanti, Endah Purnamasari, Endang Caturwati, Eneng Nani Suryati, Erni Suryani, Ety Sukaetini, Gilang Cempaka, Ika Kurnia Mulyati, Lisa Setiawati, Luki Lutvia, Meyhawati Yuyu Julaeha Rasep, Nia K, Nida Nabilah, Niken Apriani, Nina Irnawati, Nina Fajariah, Nita Dewi Sukmawati, Nenny Nurbayani, Nuning Damayanti, Nurul Primayanti, Ratih Mahardika, Rina Mariana, Risca Nogalesa, Shitra Noor Handewi “Evie Sapiie”, Siti Sartika, Sri Nuraeni, Sri Rahayu Saptawati, Sri Sulastri, Talitha Y, Tjutju Widjaja, Ulfa Septiana, Vidya Kharishma, Wanda Listiani, Wida Widya Kusumah, Wien K Meilina, Yetti Nurhayati, Yunita Fitra Andriana, Yustine, dan dr. Zaenab Ahmad Shahab.

Kurator pameran, Hardiman, dalam pengantarnya menguraikan perihal “aku perempuan” sebagai pokok karya, tema, atau fokus gagasan.

Bukan sekadar memiliki kesamaan atau kesetaraan dengan subyek-subyek lain, tetapi juga sanggup menyusun konstruksi subyektivitas yang menjadikan dirinya memiliki kepribadian atau menjadi diri sendiri.

Pembukaan pameran ini akan dimaknai penampilan dari Made Sidia dan Prof. Endang Caturwati dengan menampilkan Tari Sri Puspa Agung.

Selain itu akan ada pembacaan puisi oleh Wayan Jengki Sunarta.

Pembukaan pameran ini akan dilaksanakan pukul 18.30 Wita serta pameran akan berlangsung hingga 30 April 2018 pukul 10.00 - 18.00 Wita di Bentara Budaya Bali, Jalan Prof. Ida Bagus Mantra No 88A Ketewel, Sukawati, Gianyar.

Selain itu, Minggu (22/4/2018) akan dialaksanakan workshop dan timbang pandang pulul 16.00 Wita. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help