Kepergok Warga Racuni Anjing dengan Potasium, Komang Widi Akui Hendak di Sate Lalu Dijual

Bertempat di Banjar Dinas Dharma Kerto, Desa Tukadmungga, Buleleng, Ribut kepergok membawa satu ekor anjing yang telah mati dengan cara diracun.

Kepergok Warga Racuni Anjing dengan Potasium, Komang Widi Akui Hendak di Sate Lalu Dijual
Istimewa
Komang Widi Sari Merta alias Ribut (tidak pakai baju) saat diamankan warga Banjar Dinas Dharma Kerti, Desa Tukadmungga, Buleleng lantaran terbukti meracuni anjing milik warga setempat pada Minggu (22/4). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Masih ingat dengan Komang Widi Sari Merta alias Ribut (41)?  

Pria asal Banjar Dinas Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng ini pernah ditangkap petugas kepolisian sektor Sukasada sebulan yang lalu, lantaran meracuni anjing milik seorang warga.

Setelah mati, anjing jenis peking itu lantas ia masak menjadi sate dan di jual kepada pelanggannya.

Belum juga kasus pertamanya di Polsek Sukasada kelar, nyatanya pria yang dikaruniai dua orang anak ini kembali berulah. 

Buktinya, pada Minggu (22/4) sekitar pukul 16.00 Wita, ia kembali menjalankan aksi kejinya.

Bertempat di Banjar Dinas Dharma Kerto, Desa Tukadmungga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Ribut kepergok membawa satu ekor anjing yang telah mati dengan cara diracun.

Bangkai anjing itu ia sembunyikan di dalam karung berwarna putih, dan diletakkan di atas motornya.

Rencananya, anjing itu akan dia masak menjadi sate, dan dijual kepada pelanggannya. Beruntung aksinya ini berhasil diketahui oleh warga setempat.

Warga langsung menghentikan laju kendarannya, dan menggiringnya ke Kantor Desa Tukadmungga, untuk selanjutnya diserahkan ke Polsek Kota Singaraja.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma ketika dikonfirmasi pada Senin (23/4) mengatakan, aksi yang dilakukan oleh Ribut ini berhasil diketahui oleh Kadek Sugiantara, alias Erik (29).

Pria asal Banjar Dharma Kerti Desa Tukadmungga ini menaruh curiga terhadap gerak-gerik Ribut, sehingga memutuskan untuk membuntuti Ribut dari belakang. 

Kecurigaan Erik rupanya terbukti. Ia melihat Ribut memberikan makanan tum yang telah dicampur dengan potasium kepada anjing peliharaan milik tetangganya bernama Putu Adipa.

Setelah tum dimakan, anjing berjenis kelamin jantan itu pun muntah-muntah, lalu mati.

Dengan mata kepalanya, Erik juga melihat Ribut memasukkan anjing yang telah mati itu ke dalam karung. Erik pun bergegas memberitahukan temuannya ini pada si pemilik anjing.

"Saksi (Erik) bersama dengan si pemilik anjing bergegas mengejar pelaku hingga ditemukan di Gang 7, Banjar Dharmayasa Desa Tukadmungga. Saat kendaraan diberhentikan, pelaku terbukti membawa seekor anjing yang telah mati. Warga juga menemukan pentungan kayu dan tum. Temuan itu sudah diserahkan ke Mapolsek sebagai bukti," jelas Kompol Wiranata. (*) 

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help