Remaja Di Buleleng Ini Frustasi Karena Perceraian Orangtua, Malas Sekolah Dan Pilih Konsumsi Sabu

Perpisahan kedua orangtuanya itu lantas membuat dirinya menjadi frustasi. Kesempatan mengenyam pendidikan pun ia sia-siakan.

Remaja Di Buleleng Ini Frustasi Karena Perceraian Orangtua, Malas Sekolah Dan Pilih Konsumsi Sabu
Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Frustasi karena kedua orangtuanya bercerai, KDM (17) nekat menjerumuskan dirinya sendiri kepada narkoba.

Ia mengaku mulai mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu sejak satu bulan belakangan ini.

Berawal dari coba-coba atas ajakan temannya, ia pun menjadi ketagihan.

Kini tindakannya itu malah berakhir petaka.

Ia terancam mendekam di balik jeruji besi selama kurang lebih 12 tahun lamanya. 

Di hadapan awak media, KDM mengaku berasal dari keluarga yang broken home.

Perpisahan kedua orangtuanya itu lantas membuat dirinya menjadi frustasi.

Kesempatan mengenyam pendidikan pun ia sia-siakan.

Dia memutuskan untuk berhenti sekolah, saat masih duduk di bangku kelas 2 SMA.

"Saya ngekos di Buleleng, orangtua di Denpasar. Berhenti sekolah karena malas saja. Ibu yang bayarin uang sekolah dan biaya hidup di Buleleng. Saya pakai sabu juga baru sebulan ini. Pertama kali pakai karena diajak sama teman, saya juga penasaran dengan rasanya. Akhirnya jadi ketagihan,Total baru dua kali saya pakai," kilahnya saat ditemui pada Rabu (25/4/2018) siang di Mapolres Buleleng

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help