Piala Dunia 2018

PT Pesta Bola Gandeng PHRI Bali Gelar Sosialisasi Hak Siaran Piala Dunia 2018 Rusia di Bali

PT Pesta Bola merupakan satu-satunya pemegang lisensi hak siar Piala Dunia 2018 di Rusia.

PT Pesta Bola Gandeng PHRI Bali Gelar Sosialisasi Hak Siaran Piala Dunia 2018 Rusia di Bali
Tribun Bali/Marianus Seran
Direktur PT PestaBola dan perwakilan PHRI Bali saat melakukan sosialisasi lisensi nonton komersial Piala Dunia 2018 di Kuta, baru baru ini. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - PT Pesta Bola Indonesia (PT PBI) merupakan satu-satunya pemegang lisensi hak siar Piala Dunia 2018 Rusia.

PT Pesta Bola berani membeli lisensi tersebut demi melayani antusias nonton bola yang begitu besar masyarakat Indonesia.

Untuk itu, bagi siapapun yang akan menayangkan siaran langsung Piala Dunia Rusia secara komersial , harus mengantongi izin atau lisensi dari PT Pesta Bola Indonesia.

Sosialisasi telah digelar PT Pesta Bola sejak awal bulan lalu. Dan terbaru, mereka juga mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali sebagai partner. Dan sosialisasi kepada seluruh anggota PHRI Bali telah dilakukan.

PHRI pun sambut baik kerja sama ini, dan menilai ini langkah positif jelang helatan Piala Dunia 2018 Rusia awal Juni mendatang.

"Penonton sepak bola di Indonesia menurut survey yang dilakukan FIFA merupakan terbanyak kedua setelah Cina," kata Presiden Direktur PT PestaBola Indonesia (PT PBI), Pongki Rivawanto baru-baru ini.

Pongky menjelaskan, berangkat dari jutaan pasang mata penikmat hajatan terakbar empat tahunan tersebut itu yang membuat PT PBI berani membeli lisensi dan menjadi pihak yang berhak menayangkan siaran langsung Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia awal Juni mendatang.

Untuk itu, beberapa langkah awal pasca resmi sebagai pemegang hak siar, PT PBI langsung bergerak cepat, yang salah satunya rutin menggelar sosialisasi dan atau pertemuan dengan beberapa pihak terkait, khususnya hotel dan restoran.

"Kami akan selalu berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak manapun termasuk hotel dan restoran di Bali. Jadi pihak yang menayangkan tayangan Piala Dunia 2018 dan bersifat komersil, wajib memiliki lisensi atau ijin dari kami," ucap Pongki menegaskan.

Pongky bersama tim belum lama ini menggelar pertemuan bersama para pelaku pariwisata di Bali, baik itu pihak hotel maupun restoran pada di Kutabex Hotel, Kuta, Bali.

Halaman
12
Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help