Gunung Agung Terkini

Masih Ada Suplai Magma Ke Permukaan Kawah, Gunung Agung Berpotensi Kembali Erupsi

Meski berstatus Siaga (Level III), Gunung Agung memang masih memperlihatkan aktivitas vulkaniknya.

Masih Ada Suplai Magma Ke Permukaan Kawah, Gunung Agung Berpotensi Kembali Erupsi
Istimewa
Gunung Agung, Rabu (11/4/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, kembali mengalami erupsi, Senin (30/4/2018) malam.

Erupsi ini menandakan masih ada suplai magma menuju permukaan kawah. Karena itu, gunung tertinggi di Bali ini masih berpotensi kembali meletus. 

"Potensi letusan memang masih ada. Kapan pun bisa terjadi tergantung keinginan gunungnya. Dampak letusan sekitar radius 4 kilometer dari puncak Gunung Agung," ungkap Kepala

Bidang Mitigasi Gunung Berapi, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Wawan Irawan, saat dikonfirmasi Tribun Bali, Selasa (1/5/2018).

Meski berstatus Siaga (Level III), Gunung Agung memang masih memperlihatkan aktivitas vulkaniknya.

Sepanjang bulan April 2018, gunung yang akrab disebut Giri Tohlangkir ini tercatat empat kali alami erupsi, meski berkategori letusan kecil.

Erupsi terjadi masing-masing pada 6 April pukul 01.50 Wita, lalu 11 April pukul 09.04 Wita, kemudian 15 April pukul 15.03 Wita.

Ketinggian kolom abu saat ketiga letusan tersebut sama-sama 500 meter di atas puncak kawah dan warna asap kelabu.

Terakhir erupsi terjadi pada Senin (30/4) bertepatan malam Purnama Jiyesta sekitar pukul 22.45 Wita. Kali ini, ketinggian kolom abu lebih tinggi dari tiga letusan sebelumnya, yakni 1.500 meter di atas puncak kawah.

Wawan Irawan menjelaskan, letusan hanya dalam waktu singkat. Amplitudo letusan sekitar 23 mm dengan durasi 172 detik. Warna asap yang keluar putih kelabu.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help