Daihatsu Feroza Picu Kecelakaan Beruntun di Klungkung, Wayan Sudiani Tewas Luka Parah di Kepala

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Puputan, tepatnya Sebelah Utara Pintu Masuk Terminal Galiran Kecamatan / Kabupaten Klungkung, Kamis sore (3/5).

Daihatsu Feroza Picu Kecelakaan Beruntun di Klungkung, Wayan Sudiani Tewas Luka Parah di Kepala
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Petugas Kepolisian ketika melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan di Jalan Puputan, tepatnya Sebelah Utara Pintu Masuk Terminal Galiran Kecamatan / Kabupaten Klungkung, Kamis sore (3/5). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Puputan, tepatnya Sebelah Utara Pintu Masuk Terminal Galiran Kecamatan / Kabupaten Klungkung, Kamis sore (3/5).

Kecelakaan melibatkan mobil dengan dua pengendara sepeda motor, dan menyebabkan satu korban meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Taufan Rizaldy, Jumat (4/5) menjelaskan, kecelakaan itu terjadi, Kamis sore (3/5) sekitar pukul 16.30 Wita.

Kejadian bermula ketika pengemudi Ranmor Daihatsu Feroza DK 1091 YV yang dikendarai Wayan Suantara (43), warga Desa Paksebali melaju dari arah utara menuju ke selatan jalan Puputan.

Saat di TKP, pengemudi mobil Daihatsu Feroza ini hendak mendahului pengemudi sepeda motor yang tidak dikenal di depannya.

Namun pengendara mobil justru menabrak pengendara sepeda motor Yamaha Mio DK 5584 MM yang melaju dari arah berlawanan (salatan ke utara). Pengemudi sepeda motor Mio, Wayan Suhita Karma (47) asal Manduang pun terhempas.

Tabrakan beruntun tidak terelakan. Dibelakangnya, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Ni Ketut Pramita Dewi (31), asal Desa Gelgel, Klungkung dengan membonceng Ni Wayan Sudiani (41), asal Desa Antiga, Karangasem juga ikut menghantam sepeda motor Mio.

" Semua pengendara sepeda motor terjatuh dan mengakibatkan luka-luka hingga harus dilarikan ke RSUD Klungkung," Ungkap Taufan Rizaldi

Luka-luka cukup parah dialami Ketut Paramita Dewi dan Ni Wayan Sudiani. Paramita Dewi harus dirawat di RSUD Klungkung dengan menderita luka lecet pada lutut kaki kanan.

Sementara bagi yang diboncengnya, Ni Wayan Sudiani harus menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Klungkung karena menderita cidera kepala berat, hingga benjol pada kepala belakang, bengkak pada dada kiri dan kanan, luka dan bengkak pada pinggul kanan.

" Korban yang meninggal dunia ini tidak menggenakan helm saat kecelakaan terjadi," Jelas Taufan Rizaldi

Pihaknya menyimpulkan, kecelakaan terjadi karena lalainya pengemudi Ranmor Daihatsu Feroza DK 1091 YV, Wayan Suantara (43).

Pengemudi mobil ini mendahului saat situasi belum dalam keadaan aman, sehingga sebagai penyebab kecelakaan lalu lintas.

" Kami sudah mendatangi TKP, melaksanakan Olah TKP, termasuk meminta keterangan saksi. Barang bukti juga sudah kami amankan," ungkapnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved