Penyeberangan Dari Kedonganan Ke Banyuwangi Lebih Banyak Diminati Wisatawan Karena Dinilai Efisien

Waktu yang ditempuh dari Kedonganan menuju Banyuwangi maupun sebaliknya hanya dua jam.

Penyeberangan Dari Kedonganan Ke Banyuwangi Lebih Banyak Diminati Wisatawan Karena Dinilai Efisien
Tribun Bali / Widyartha Suryawan
Kapal cepat Marina Srikandi saat merapat di Pelabuhan Watununggul, Kedonganan, Kuta, Badung, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sejak dibuka pada Desember 2017, penyebrangan dari Pelabuhan Watununggul, Kedonganan, Badung, Bali menuju Banyuwangi ternyata lebih banyak dimanfaatkan oleh wisatawan mancanegara.

Saat ini, pemberangkatan dari Kedonganan menuju Pelabuhan Boom, Banyuwangi, dilakukan pada pukul 07.30 Wita.

Sebaliknya, penyebrangan dari Kedonganan menuju Banyuwangi dilakukan pukul 14.30 Wita.

Waktu yang ditempuh dari Kedonganan menuju Banyuwangi maupun sebaliknya hanya dua jam.

"Memang awalnya kami mengira akan lebih banyak penumpang domestik. Tapi, ternyata wisatawan mancanegara lebih banyak yang menggunakan boat Marina baik dari Kedonganan maupun Banyuwangi," kata General Manager Marina Srikandi, Wayan Yudiana, Rabu (3/5/2018).

Wisatawan mancanegara menilai penyebrangan dari Banyuwangi ke Bali maupun sebaliknya lebih efisien daripada menggunakan jalur udara.

Terlebih lagi, saat menyebrang mereka bisa menyaksikan lumba-lumba maupun ikan pari yang melompat-lompat di lautan.

Atau, penumpang juga bisa menyaksikan para nelayan yang sedang memancing ikan di tengah laut.

"Itu juga menjadi daya tarik atau atraksi pariwisata tersendiri bagi wisatawan. Kami memberhentikan boat sementara agar wisatawan bisa menyaksikan dolphin maupun ikan pari yang meloncat-loncat di perairan saat menyebrang," imbuh Yudiana.

Saat ini, kapal yang disiagakan untuk penyebrangan dari Kedonganaan ke Banyuwangi atau sebaliknya adalah kapal cepat Marina I dengan kapasitas 78 penumpang.

Namun, pihaknya juga menyediakan paket penyebrangan untuk group dengan jumlah penumpang yang lebih banyak.

Selain wisatawan mancanegara, Marina I cukup diminati oleh pelajar asal Bali yang kuliah di Jawa.

"Pelajar Bali yang kuliah di Jawa juga cukup banyak yang menyebrang dari Kedonganan ke Banyuwangi," katanya.

Sejak Selasa lalu (1/5/2018), pihaknya mulai membuka paket Tirtha Yatra bagi warga Bali yang ingin melakukan perjalanan spiritual ke tanah Jawa.

Meskipun enggan menyebutkan nominal, Yudiana mengatakan tarif penyebrangan untuk Tirtha Yatra ke Jawa relatif lebih murah.

"Pemesanan tiket penyebrangan bisa dipesan secara online maupun datang langsung ke konter di pelabuhan, baik di Kedonganan maupun Banyuwangi," imbuh Yudiana. (*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help