Pertamina MOR V Adakan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di TBBM Tenau

PT. Pertamina (Persero) MOR V mengadakan simulasi penanggulangan keadaan darurat di Terminal BBM Tenau Kupang

Pertamina MOR V Adakan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat di TBBM Tenau
Istimewa

TRIBUN-BALI.COM, KUPANG - Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang energi, Pertamina memiliki resiko keselamatan dan kesehatan kerja yang tinggi seperti kebakaran dan pencemaran minyak.

Untuk itu PT. Pertamina (Persero) MOR V mengadakan simulasi penanggulangan keadaan darurat di Terminal BBM Tenau Kupang.

Dalam pelatihan ini terdapat beberapa sekenario diantaranya penanggulangan kebakaran tangki, unjuk rasa warga dan tumpahan minyak di dermaga Terminal BBM Tenau

Saat simulasi Pertamina juga berkoordinasi dengan instansi terkait diantara nya TNI, kepolisian, rumah sakit dan pemadam kebakaran.

Operation Head Terminal BBM Tenau Kupang, Gatot Widyanto mengatakan, latihan penanganan keadaan darurat tersebut untuk memastikan kesiapan tim dan peralatan pemadam dalam melindungi objek vital nasional milik perusahaan.

Kesiapan itu meliputi prosedur organisasi yang dijalankan, kemampuan tim yang terlatih dan juga infrastruktur pendukungnya.

"Melalui latihan OKD ini, kami bisa melatih kesiapan tim penanggulangan keadaan darurat di lokasi maupun region dan menumbuhkan 'alert system' (sistem peringatan) di semua lini, jika kondisi darurat yang sesungguhnya terjadi," katanya, di sela-sela latihan, Rabu (9/5/2018).

Menurut Gatot, pencegahan dan penanganan keadaan darurat merupakan hal penting yang mendapat perhatian utama perusahaan, terutama dari aspek "Health Safety Security Environment" (HSSE).

Hal itu mengingat lokasi operasional Pertamina merupakan objek vital nasional yang bertugas menjalankan amanah pemerintah dalam menyalurkan bahan bakar minyak yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Ia menambahkan, Terminal BBM Tenau Kupang juga telah dilengkapi dengan peralatan keamanan mulai dari APAR, fire pump, fire Jeep, foam liqud dan perlengkapan lainnya.

"Pelatihan simulasi penanggulangan keadaan darurat akan dilaksanakan setiap tahun dengan sekenario yang berbeda-beda" tutur Gatot.(*)

Editor: Irma Budiarti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help