Trenggalek dan Tiga Daerah Lain Adopsi Inovasi Banyuwangi

Berbagai program inovatif yang dikembangkan Banyuwangi dalam meningkatkan pelayanan publik dan menggerakkan ekonomi lokal

Trenggalek dan Tiga Daerah Lain Adopsi Inovasi Banyuwangi
Surya
Kunjungan dan MoU Pemkab Banyuwangi bersama empat daerah.‎ 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Berbagai program inovatif yang dikembangkan Banyuwangi dalam meningkatkan pelayanan publik dan menggerakkan ekonomi lokal, menarik sejumlah kepala daerah untuk mempelajarinya. Selama dua hari ini, 8-9 Mei, empat kepala daerah menyerbu Banyuwangi.

Terdapat Plt Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin, Bupati Halmahera Frans Manery, Plt Walikota Banjar Darmadji Prawirasetia, dan Plt. Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.

Mereka disambut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, serta meneken nota kesepahaman (MoU) bersama. Sebelumnya, lebih dari 40 daerah juga meneken MoU bersama Banyuwangi.

"Kenapa kami pilih ke sini? Karena Banyuwangi sudah terbukti. Bagi saya, Banyuwangi bisa dibilang pionir utama inovasi daerah," kata Arifin yang berkeliling melihat berbagai lokasi di Banyuwangi, Rabu (9/5).

Arifin mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyuwangi yang merupakan MPP pertama di Indonesia yang dikembangkan pemerintah kabupaten. Dia juga melihat program “Smart Kampung” untuk pengembangan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan publik di desa.

"Mal Pelayanan Publik ini bagus, karena mempermudah rakyat, tidak harus wira wiri untuk urus surat t. Sedangkan program Smart Kampung yang mendekatkan pelayanan ke rakyat dengan bantuan teknologi informasi. Itu yang kita ingin akselerasi di Trenggalek," ujar Arifin.

"Saya ajak 17 SKPD, termasuk Sekretaris Daerah. Nanti setelah pulang kami dialogkan apa yang masing-masing kami tangkap untuk kita sesuaikan dengan kondisi di Trenggalek," tambah Arifin.

Dia menambahkan, pihaknya juga ingin mengembangkan pariwisata daerah. Untuk menyiapkan itu, Arifin melihat cara Banyuwangi mengembangkan pariwisata hingga moncer dalam beberapa tahun terakhir.

"Kalau ada pariwisata, orang datang ke tempat kami. Maka rakyat kita ada kegiatan eknonomi. Ibaratnya, ekonomi daerah tumbuh tanpa kita harus mengirim barang keluar. Dan ini sudah dilakukan Banyuwangi, dan ini kami jadikan contoh," papar Arifin.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih kepada sejumlah kepala daerah yang telah berkunjung ke Banyuwangi. Bagi Anas, kedatangan para pemimpin ini selain memotivasi pihaknya, juga sebagai kesempatan bagi Banyuwangi, untuk belajar banyak hal dari daerah tersebut.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help