Pintu Masuk Pelabuhan Tidak Layak, Inspektorat Jenderal Kemenhub Kunjungi Pelabuhan Gunaksa

Rombongan Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan meninjau pelabuhan Gunaksa yang selama ini sudah terisolir

Pintu Masuk Pelabuhan Tidak Layak, Inspektorat Jenderal Kemenhub Kunjungi Pelabuhan Gunaksa
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Rombongan Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung, termasuk anggota DPRD Klungkung menyeberang menggunakan perahu karet menuju pelabuhan Gunaksa yang terisolir oleh terjangan air bah sungai Unda, Kamis (10/5/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Rombongan Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan Provinsi Bali dan Kabupaten Klungkung, termasuk anggota DPRD Klungkung berjalan menyusuri pesisir pantai Karangdadi, Desa Kusamba, Klungkung, Kamis (10/5/2018).

Panasnya terik matahari siang tadi tidak menghalangi langkah mereka menuju Pelabuhan Gunaksa yang selama ini sudah terisolir oleh terjangan air bah muara sungai Unda.

Rombongan dari Kementerian Perhubungan dipimpin langsung Inspektur Jenderal Wahju Satrio Utomo, didampingi Kadis Perhubungan Provinsi Bali I Gusti Agung Sudarsana, Kadis Perhubungan Pemkab Klungkung I Nyoman Sucitra dan Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru.

Karena akses jalan yang terputus, rombongan tersebut harus menyeberang menggunakan perahu karet untuk mencapai Pelabuhan Gunaksa.

"Harus menyeberang dengan perahu karet, karena selama ini Pelabuhan Gunaksa terisolir. Perahu karetnya nanti dari BPBD Klungkung," Ujar Kadis Perhuhungan Klungkung I Nyoman Sucitra, Kamis (10/5/2018).

Dengan menggunakan perahu karet, secara bergantian rombongan dibantu menyeberang oleh petugas BPBD Klungkung.

Mereka menyeberang melintasi muara sungai Unda yang membentang dengan lebar sekitar 50 meter dan kedalaman sekitar 3 meter.

Saat sampai di seberang, terlebih dahulu rombongan mengecek bangunan gudang trafo listrik yang sudah miring akibat terkikis terjangan air bah.

"Tugas saya dari ekspektorat jenderal adalah untuk melihat secara langsung kondisi pelabuhan yang dalam status konstruksi atau dalam pengerjaan. Artinya yang belum selesai dalam post konstruksi, seperti pelabuhan di Gunaksa ini," Ujar Inspektur Jenderal Kemenhub, Wahju Satrio Utomo.

Setelah mengecek bangunan, rombongan lalu mengecek mobile bridge pelabuhan yang sudah tampak tidak terawat.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help