Ribuan Krama Blahbatuh Jalan Kaki 22 Km untuk Melasti

Ribuan krama dari 11 banjar adat di Blahbatuh, Kabupaten Gianyar sudah memadati Pura Kahyangan Jadat Samuan Tiga

Ribuan Krama Blahbatuh Jalan Kaki 22 Km untuk Melasti
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Suasana iring-iringan saat Ida Bhatara Pura Samuan Tiga melasti di Pantai Masceti, Kamis (10/5/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Ribuan krama dari 11 banjar adat di Blahbatuh, Kabupaten Gianyar sudah memadati Pura Kahyangan Jadat Samuan Tiga, Kamis (10/5/2018) pukul 05.00 Wita.

Suara gambelan bale ganjur tampak menggema di setiap sudut pura, ketika prajuru setempat melakukan proses nedunin pralingga Ida Bhatara Samuan Tiga dari gedong pengaruman.

Setelah itu, krama membentuk barisan di jalan raya, yang mencapai panjang dua kilometer (km).

Setelah prajuru memberikan komando, ritual melasti atau berjalan kaki menuju segara (pantai) pun dimulai.

Berdasarkan keterangan prajuru setempat, jarak tempuh melasti ini mencapai 22 kilometer (km).

Adapun rute yang ditempuh saat menujut Pantai Masceti, ialah Desa Wanayu – Semabaung - Geria Ketandan - Buruan – Getas Kawan – Darmatiaga – Antugan – Blahbatuh – Belega – Selat – Pas Dalem – Keramas – Medahan lalu sampai di Pantai Masceti.

Dalam perjalanan tersebut, krama tidak hanya mundut Pralingga Ida Bhatara Samuan Tiga.

Puluhan pratima, pralingga dan tapak linggih Ida Bhatara di sejumlah pura juga dipundut dalam ritual yang dilakukan dua tahun sekali ini.

Setibanya di Pantai Masceti, krama menggelar prosesi tawur.

Tujuannya memohon amertha kepada Ida Sang Hyang Widhi untuk kebaikan alam semesta.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help