Ikut Pameran Gebyar Pariwisata di JCC, Denpasar Target 30.000 Pengunjung

Dari rilis yang diterima Tribun Bali, Dinas Pariwisata Kota Denpasar ikut serta dalam pameran Gebyar Pariwisata dan Budaya Nusantara

Ikut Pameran Gebyar Pariwisata di JCC, Denpasar Target 30.000 Pengunjung
Istimewa
AAN Rai Iswara bersama Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani meninjau pameran di JCC. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dari rilis yang diterima Tribun Bali, Dinas Pariwisata Kota Denpasar ikut serta dalam pameran Gebyar Pariwisata dan Budaya Nusantara yang berlangsung dari tanggal 10-13 Mei di Jakarta Convention Center (JCC).

Keberadaan stand pameran promosi pariwisata Pemkot Denpasar mendapat sambutan antusias dari para pengunjung.

Hal ini dibuktikan dengan produk kerajinan khas Denpasar serta media informasi pariwisata Denpasar seperti browsur yang dipamerkan laris manis dimintai pengunjung.

Minggu (13/5/2018) Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara juga meninjau stan pameran tersebut di JCC yang didampingi Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani.

Dalam kesempatan tersebut, Rai Iswara mengatakan, selain membidik potensi wisatawan mancanegara, potensi wisatawan domestik juga tidak boleh dilupakan.

“Mereka ini (wisatawan domestik) juga punya potensi yang bagus. Strategi jemput bola lewat keikutsertaan dalam pameran ini, saya berharap saat libur lebaran dan liburan sekolah pada Juni nanti banyak wisatawan domestik yang datang ke Bali khususnya ke Kota Depasar. Kami berharap melalui promosi ini dapat lebih menjaring para wisatawan domestik,” kata Rai Iswara.

Sementara Kadis Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani mengatakan, pameran gebyar wisata nusantara merupakan pameran obyek wisata terbesar di Indonesia yang didukung oleh Kementerian Pariwisata.

“Melihat besarnya pasar wisatawan domestik melalui pameran ini maka kami rutin tiap tahun mengekutinya,” katanya.

Untuk pameran kali ia pihaknya menarget 30.000 kunjungan ke stan tersebut dan dapat membantu menjaring target potensial wisatawan yang akan berkunjung ke Bali khususnya Denpasar.

Selain itu, pameran gebyar wisata ini juga dapat menjadi wahana yang efektif bagi pemasaran pariwisata dan potensi daerah Kota Denpasar.

Terlebih lagi keikutsertaannya ini mendapat dukungan dari Junior Chamber International (JCI) dan Association of Indonesian Tours and Travel Agency (ASITA).

Pameran ini juga sebagai ajang bertukar informasi diantara exhibitor, utamanya dikalangan pemerintah daerah terutama tentang pengelolaan pariwisata di masing-masing daerah.

Sedangkan bagi pelaku pariwasata, pameran ini menjadi kesempatan untuk melakukan promosi program pariwisata dan memperluas target pasar. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help