Jangan Dianggap Remeh! Penelitian Ungkap Bahaya Kesepian Bagi Kesehatan Jiwa Seseorang

Perasaan kesepian yang dialami seseorang, bisa berdampak buruk untuk kehidupannya

Jangan Dianggap Remeh! Penelitian Ungkap Bahaya Kesepian Bagi Kesehatan Jiwa Seseorang
Nova
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Perasaan kesepian yang dialami seseorang, bisa berdampak buruk untuk kehidupannya.

Kesepian erat kaitannya dengan isolasi sosial dan bisa berbahaya untuk jiwa seseorang.

American Psychological Association menyatakan, sekitar 42,6 juta orang dewasa yang berusia di atas 45 tahun di Amerika Serikat diperkirakan menderita kesepian kronis setelah mereka melakukan studi tentang kesepian.

Dilansir dari Providr, penelitian lain mengungkapkan, dampak kesepian lebih buruk daripada merokok 15 batang sehari.

Penelitian ini dilakukan oleh para peneliti di Universitas Brigham Young pada 2015.

Untuk membuktikan hipotesis mereka bahwa kesepian sama buruknya dengan merokok 15 batang sehari, para peneliti menganalisis data dari berbagai studi kesehatan.

Semua penelitian melibatkan lebih dari 3 juta peserta, termasuk orang dengan isolasi sosial, kesepian dan hidup sendiri.

Penulis utama studi ini, Julianne Holt-Lunstad menjelaskan, hasil dari penelitian ini sebanding dengan obesitas.

Dia menambahkan, orang perlu memulai hubungan sosial dengan lebih baik.

Holt-Lunstad menambahkan, hasil dari studi tahun 2015 adalah, "Kesepian sebanding dengan risiko merokok hingga 15 batang sehari dan melebihi risiko konsumsi alkohol, melebihi risiko ketidakaktifan fisik, obesitas dan melebihi risiko yang ditimbulkan polusi udara."

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help