Satreskrim Polres Badung Berhasil Bekuk Tiga Perampok yang Beraksi di Indomaret Lukluk Badung

Perampokan yang meresahkan masyarakat dapat dengan cepat di amankan jajaran Satreskrim Polres Badung

Satreskrim Polres Badung Berhasil Bekuk Tiga Perampok yang Beraksi di Indomaret Lukluk Badung
NET
Ilustrasi perampokan 

TRIBUN-BALI.COM,  MANGUPURA - Perampokan yang meresahkan masyarakat dapat dengan cepat di amankan jajaran Satreskrim Polres Badung

Satreskrim Polres badung yang di pimpin Kanit Buser IPDA Ferlanda Oktora, S.Tr.K berhasil mengamankan perampok tersebut pada Minggu (13/5/2018).

Sekitar Pukul 02.00 wita di Jalan Gunung Talang Gang II Denpasar pihaknya telah berhasil menangkap dan mengamankan 3 pelaku perampokan yang terjadi pada tanggal 3 Maret 2018 pukul 23.00 Wita lalu.

Beberapa informasi yang berhasil dihimpun Tribun Bali, ketiga pelaku yang dapat diamankan yakni  Erwin Edi (56) beralamat di Desa Karang Harjo, Kec. Glemor, Banyuwangi,  Herman Gani (39) tinggal di Jalan Gunung Talang II No 6 Denpasar, dan Fariono (44) Dusun Sidodadi, Desa Karangharjo, Kec. Glemor, Banyuwangi.

Dalam aksinya, 3 Maret 2018 sekira pukul 23.00 Wita, mereka melakukan perampokan di Toko Indomaret yang beralamat Jalan Raya Lukluk.

Semuanya bekerja sesuai peran masing–masing secara profesional.

Pada saat itu, Fariono melakukan surve ke lokasi perampokan dan berada di luar TKP untuk memantau situasi. 

Sedangkan Erwin Edi Susilo dan tersangka Herman Gani masuk ke Toko Indomaret dengan berpura–pura memperbaiki CCTV.

Selanjutnya Erwin Edi susilo menodongkan senjata air softgan kepada karyawan dan menutup mata karyawan dengan lakban.

Dibantu tersangka Herman Gani, karyawan selanjutnya disekap di gudang.

Pada aksinya tersebut para pelaku perampokan mengambil uang dan Hp milik karyawan Indomaret dan menggerinda mesin ATM BRI yang berada di dalam toko.

IPDA Ferlanda Oktora, S.Tr.K mengatakan, dari penangkapan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu gerinda, handphone, senjata air soft gun beserta 6 butir peluru, alat strum dan uang senilai Rp. 962. 000.

“Kami bekerja bersama–sama secara profesional dalam menangkap dan mengamankan semua pelaku yang sangat meresahkan masyarakat," kata Ferlanda Oktora.(*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help