Daging Ayam Kampung Kosong di Pasar Umum Negara, Ini Penyebabnya

Hingga Senin (14/5/2018), ketersediaan daging ayam kampung terpantau mengalami kekosongan di Pasar Umum Negara, Kelurahan Pendem

Daging Ayam Kampung Kosong di Pasar Umum Negara, Ini Penyebabnya
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
Hikmah (65) seorang pedagang daging ayam di Pasar Umum Negara yang sempat menyampaikan keluhan kekosongan stok daging ayam kampung yang terjadi semenjak seminggu belakangan ini, Senin (14/5/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Hingga Senin (14/5/2018), ketersediaan daging ayam kampung terpantau mengalami kekosongan di Pasar Umum Negara, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, Bali.

Pantauan redaksi Senin pagi ini, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Pemkab Jembrana juga tampak melangsungkan giat monitoring harga sembako di pasar-pasar umum yang ada di Kabupaten Jembrana.

Hikmah (65), seorang pedagang daging ayam di Pasar Umum Negara mengatakan untuk pasokan daging ayam kampung sudah terjadi kekosongan semenjak seminggu belakangan ini.

"Susah sekarang daging ayam kampungnya pak karena selama ini didatangkan dari Jawa. Apalagi pengirimannya sudah beberapa kali ditangkap di Gilimanuk, ya warga sekarang tidak bisa menikmati daging ayam kampung," katanya.

"Untuk ayam kampung memang kosong pak, kami pedagang tidak ada yang punya stok daging ayam kampung," keluh pedagang lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Pemkab Jembrana, I Made Gede Budhiarta mengatakan berdasarkan pemantauan pihaknya Senin ini harga sembako di pasar-pasar umum di Kabupaten Jembrana terpantau normal.

"Dari pantauan kami harga sembako masih stabil. Hanya telor saja yang harganya naik, tadi di pasar Melaya harganya mencapai Rp. 1.500 per butir, dari harga normal Rp. 1.200 per butirnya," tandas Budhiarta ketika dikonfirmasi Senin pagi. (*)

Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help