Teror Bom di Surabaya

Miris! Bocah 7 Tahun Ini Dijemput Ibunya dari Rumah Nenek Hanya Untuk Ledakkan Diri

Ais mungkin tak menyangka orangtuanya menjemputnya dari rumah nenek hari itu hanya tuk diajak ledakan diri.

Miris! Bocah 7 Tahun Ini Dijemput Ibunya dari Rumah Nenek Hanya Untuk Ledakkan Diri
Instagram
Video anak kecil kembali bangkit usai bom meledak di Polrestabes Surabaya, Senin (14/5/2018) 

TRIBUN-BALI.COM - Luka perih kini harus dirasakan Ais, bocah perempuan tujuh tahun yang selamat dari tragedi bom di Polrestabes Suarabaya, Senin (14/5/2018).

Ais mungkin tak menyangka orangtuanya menjemputnya dari rumah nenek hari itu hanya tuk diajak ledakan diri.

Baca: Mengejutkan! Para Ahli Simpulkan Pilot MH370 Yang Hilang Sengaja Bunuh Diri

Baca: Bayi Perempuan Ini Akhirnya Meninggal Dunia Setelah Dilahirkan Ibunya di pinggir Jalan

Baca: Video! Lucinta Luna Nyanyi Lagu Menangis Semalam Audy, Netizen Fokus ke Suara Aslinya

Seperti dilansir Tribunstyle.com dari Tribun Jatim, orangtua Ais yakni Tri Ernawati dan Tri Murtiono merupakan dalang dibalik aksi bom bunuh diri di Polrestabes Surabaya.

Ais tak hanya kehilangan kedua orangtuanya.

Dua kakaknya Muhammad Daffa Amin Murdana dan Muhammad Dary Satria Murdana juga tewas pada aksi itu.

Kala itu Ais dibonceng orangtuannya menggunakan motor saat bom meledak.

Beruntung bagi Ais masih selamat dari insiden meski sempat terpental tiga meter.

Dirinya terbangun dengan tertatih-tatih dan segera diselamatkan anggota polisi.

Sebelum aksi bom bunuh diri Tri Ernawati menjemput Ais di rumah neneknya di Ngagelrejo, Kecamatan Wonokromo, kota Surabaya, Jawa Timur.

Ais dijemput orangtuanya dari rumah neneknya menuju ke Polrestabes Suarabaya tuk bunuh diri.

Kini Ais menjadi anak yatim piatu.

Kini Ais juga dirawat intensif di Rumah Sakit Bhayangkara.

Ais mengalami luka berat akibat dampak bom yang meledak di dekatnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Ais Dijemput Orangtua dari Rumah Nenek Hanya tuk Ledakkan Diri, Kini Alami Luka Berat & Yatim Piatu

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help