Bali Kehilangan Seniman Bondres Multitalenta, Ini Pesan Terakhir Susik

Ihwal firasat, Arya mengaku selama satu minggu belakangan ini sering merasa tidak tenang, bahkan tidak bisa tidur.

Bali Kehilangan Seniman Bondres Multitalenta, Ini Pesan Terakhir Susik
Tribun Bali / Ratu Ayu Astri Desiani
Susik Bondres 

Kala itu, seusai pentas, tubuhnya tiba-tiba terasa lemas.

Bahkan kedua kakinya juga sempat membengkak.

Ia pun langsung memeriksakan hal tersebut ke rumah sakit. Hasilnya, kadar gula dalam darah Susik mencapai 240 mg/dL.

"Ya saya kira 240 itu normal. Karena lengah, sibuk kerja jadi tidak pernah kontrol. Akhirnya merembet ke batu ginjal. Sudah sempat dilaser juga. Sampai November 2017, divonis gagal ginjal. Sekarang rutin cuci darah.  Seminggu bisa dua kali, tiap hari Selasa dan Jumat. Ya di Lembongan itu lah pentas terakhir," kata Susik, waktu itu.

Praktis dengan kondisinya itu, Susik memutuskan mengurangi aktivitasnya sebagai PNS, maupun seniman bondres.

Bahkan ia berencana mewariskan karir yang ia bangun sejak 1986 itu pada anak pertamanya.

"Ya absen dulu sebentar. Jalan jauh saja sudah tidak bisa. Harus dipapah. Untuk sementara peran saya digantikan anak pertama," katanya. (ratu ayu astri desiani)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help