Geger, Seorang Pensiunan PNS di Tabanan Tewas Tergantung dengan Memakai Pakaian Adat

Warga di BTN Puskopad 3 termasuk Banjar Jadi Pisah, Desa Pisah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali dibuat geger dengan peristiwa bunuh diri

Geger, Seorang Pensiunan PNS di Tabanan Tewas Tergantung dengan Memakai Pakaian Adat
Istimewa
Korban saat diturunkan dari ikatan tali yang digunakan gantung diri di dirumahnya BTN Puskopad 3 termasuk Banjar Jadi Pisah, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Selasa (15/5/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Warga di BTN Puskopad 3 termasuk Banjar Jadi Pisah, Desa Pisah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali dibuat geger dengan peristiwa bunuh diri, Selasa (15/5/2018).

Adalah I Ketut Gede Ardana (62) yang merupakan pensiunan PNS di Tabanan ditemukan tewas dengan cara gantung diri dirumahnya.

Diduga, pria ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri lantaran tak kuat menahan sakit yang dideritanya sejak lama.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.30 Wita oleh saksi atau penghuni rumah kos korban saat hendak menuju kamar kecil.

Ketika berada di halaman rumah korban, ternyata korban terlihat dari jendela kamarnya menggantung dengan menggunakan pakaian adat ke pura.

Sontak peristiwa tersebut pun membuat saksi terkejut dan kemudian melaporkannya ke pihak keluarga korban dan pihak kepolisian.

Diduga, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan seutas tali plastik warna biru karena menderita penyakit komplikasi hingga menyebabkan pendengaranya tidak berfungsi alias tuli.

Dan penyakit ini tak kunjung sembuh meskipun sudah sering berobat ke rumah sakit.

Kapolsek Kediri, Kompol I Nyoman Sumarajaya mengatakan, korban nekat mengakhiri hidupnya lantaran tak kuat menahan sakit yang dideritanya sejak lama.

"Sakit sudah dari lama, mungkin itu penyebabnya," ucapnya singkat. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help