Istri Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Ternyata Sudah 3 Tahun Pergi dari Rumah

Mega, begitu sapaannya, dikabarkan mondok di Desa Tegalgondo, Karangploso, Kabupaten Malang.

Istri Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Ternyata Sudah 3 Tahun Pergi dari Rumah
surya/hayu yudha prabowo
Ilustrasi Densus 88 

TRIBUN-BALI.COM - Wahyu Mega Wijayati, istri siri terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Anti Teror meninggalkan rumah beberapa tahun lalu.

Mega, begitu sapaannya, dikabarkan mondok di Desa Tegalgondo, Karangploso, Kabupaten Malang.

Keterangan itu disampaikan Sukirno Ketua RT 6/RW 7, Klojen, Kota Malang, tempat tinggal Mega sesuai alamat yang tertera di KTP.

"Sudah lama pergi, pamitnya mondok di Tegalgondo. Sejak sekitar tiga tahunan yang lalu," ujarnya, Rabu (16/5/2018).

Kirno menjelaskan, sejauh yang ia kenal, Mega adalah orang baik.

Keluarga Mega dikenal keluarga yang baik.

Orang-orang di sekitar tempat tinggal Mega juga masih ada ikatan keluarga.

"Tapi tidak tahu lagi kalau di luar sana dipengaruhi. Kalau saya ditanya terkait keberadaannya di Singosari ya tidak tahu. Tapi memang dia warga sini," imbuh Sukirno.

Terkait statusnya, Sukirno menerangkan kalau Mega adalah seorang janda yang memiliki satu anak perempuan.

Pasca meninggalkan rumah, Sukirno mengaku tidak mengetahui pasti apakah Mega sering pulang atau tidak.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help