Berita Banyuwangi

‎Selama Bulan Ramadhan, PNS Pemkab Banyuwangi Wajib Kenakan Busana Muslim

Pegawai wanita, mengenakan baju muslimah putih dipadukan celana atau rok hitam atau gelap, dan kerudung berwarna putih polos.

‎Selama Bulan Ramadhan, PNS Pemkab Banyuwangi Wajib Kenakan Busana Muslim
Istimewa
PNS di Banyuwangi selama Ramadhan mengenakan busana muslim. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Selama Ramadhan 1439 Hijirah, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menetapkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib mengenakan seragam busana muslim.

Selama satu bulan penuh, menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Djadjat Sudradjat, PNS laki-laki wajib memakai baju muslim putih dilengkapi songkok nasional berwarna hitam, celana warna hitam atau gelap yang berbahan non jeans.

Pegawai wanita, mengenakan baju muslimah putih dipadukan celana atau rok hitam atau gelap, dan kerudung berwarna putih polos.

“Bagi pegawai non muslim bisa menyesuaikan dengan pakaian atasan putih dan bawahan hitam atau gelap juga. Yang jelas semuanya tetap menggunakan atribut Kartu Tanda Pengenal Pegawai,” kata Djajat.

‎Selain itu, juga ditetapkan jam kerja baru bagi PNS. Penetapan jam kerja baru tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Nomor 065/1094/429.013/2018, tentang Jam Kerja Bulan Ramadhan 1439 H, di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Djajat mengatakan surat ini sebagai tindak lanjut dari surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Nomor 336 Tahun 2018, tanggal 8 Mei 2018, perihal Penetapan Jam Kerja ASN, TNI dan POLRI pada Bulan Ramadhan.

“Ini semata-mata demi peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah puasa bagi umat muslim,” terang Djadjat.

Djadjat menjelaskan, pada instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja Senin – Kamis dimulai pukul 08.00 – 15.00 WIB dengan jam istirahat pukul 12.00 – 12.30 WIB, sedangkan Jumat masuk pukul 07.30 – 15.30 WIB dan istirahat pukul 11.00 -12.30 WIB.

Pada instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, Senin - Kamis jam kerja diawali pukul 08.00 – 14.00 WIB, Jumat pukul 07.30 – 11.30 WIB, dan Sabtu pukul 08.00 – 13.00 WIB.

Dengan diberlakukannya jam kerja tersebut, kata Djadjat, total jam kerja bagi instansi yang melaksanakan 5 hari atau 6 hari kerja selama bulan Ramadhan adalah 32,5 jam per minggu. Artinya jam kerja ini berkurang dibandingkan hari-hari biasa.

“Meski jam kerjanya berkurang, kami mengimbau agar seluruh PNS bisa merampungkan pekerjaan tepat waktu. Jangan sampai ada pekerjaan yang tertunda gara-gara puasa. Justru dengan semangat puasa, harus lebih produktif,” tambahnya. (haorrahman)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help