Tanggapi Pembentukan Komando Operasi Khusus, Fadli Zon: Tidak Perlu Membentuk Badan Baru

Hal itu disampaikan Fadli menanggapi pernyataan Kepala Staf Kantor Presiden Moeldoko. Moeldoko menyatakan Presiden Joko Widodo

Tanggapi Pembentukan Komando Operasi Khusus, Fadli Zon: Tidak Perlu Membentuk Badan Baru
Kompas.com/Sherly Puspita
Fadli Zon saat menghadiri acara pelantikan Ketua DPW Ikatan Keluarga Minangkabau di Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (6/1/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai, Komando Operasi Khusus Gabungan ( Koopsusgab) untuk membantu Polri melaksanakan tugas pemberantasan terorisme tak perlu dibentuk.

Hal itu disampaikan Fadli menanggapi pernyataan Kepala Staf Kantor Presiden Moeldoko. Moeldoko menyatakan Presiden Joko Widodo telah merestui pembentukan pasukan tersebut.

"Kalau menurut saya tidak mendesak ya karena kita kan ada yang ahli-ahli artinya di Brimob ada ahlinya, di BNPT ada ahlinya, di Kopassus ada," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Baca : Tiap Minggu Dicekoki Doktrin Terorisme, Polisi Ungkap Ada 1 Anak yang Tolak Ikut Ajaran Orangtuanya

Fadli menambahkan, saat ini juga sudah ada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang terdiri dari Polri dan TNI.

Ia mengatakan jiia dibentuk institusi baru, maka dikhawatirkan tumpang tindih dengan institusi yang sudah ada dalam pemberantasan terorisme.

Ia pun menyarankan agar institusi pemberantas terorisme yang ada diperkuat kewenangannya.

"Jadi saya kira itu aja dipertahankan, tidak perlu dipertahankan tidak perlu membentuk badan-badan baru yang tidak perlu nanti malah menimbulkan overlap," lanjut dia.

Baca : Kisah Miris 3 Wanita yang Dijadikan Obyek Pemuas Nafsu ISIS, Ungkapkan Kekejian Ini

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memastikan, Presiden Joko Widodo menyetujui pengaktifan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab) untuk membantu Polri melaksanakan tugas pemberantasan terorisme.

Diketahui Koopsusgab merupakan gabungan personel TNI dari seluruh satuan elite yang ada di TNI, baik matra darat, laut, maupun udara.

"Untuk Komando Operasi Khusus Gabungan TNI, sudah direstui oleh Pak Presiden dan diresmikan kembali oleh Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjahjanto)," ujar Moeldoko saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fadli Zon Anggap Pasukan Khusus TNI untuk Berantas Terorisme Tidak Perlu Dibentuk", 

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved