Tangis Bos First Travel Pecah Saat Bacakan Nota Pembelaan Pribadi

Suara Bos First Travel Anniesa Hasibuan mulai terbata-bata saat membacakan sebuah secarik kertas putih yang dipegang di tangan kirinya

Tangis Bos First Travel Pecah Saat Bacakan Nota Pembelaan Pribadi
Tribunnews

TRIBUN-BALI.COM - Suara Bos First Travel Anniesa Hasibuan mulai terbata-bata saat membacakan sebuah secarik kertas putih yang dipegang di tangan kirinya.

Tangan kanannya yang tampak menggenggam microphone berkabel hijau juga terlihat bergetar.

Pandangannya hanya terfokus pada sebuah kertas yang berisi tulisan tangan yang dibacanya sambil tertunduk dihadapan majelis hakim.

"Bismillahirrahmanirrahim," ucap Anniesa Hasibuan mengawali bacaan dalam secarik kertas itu.

Anniesa kemudian melanjutkan bacaan dalan secarik kertas itu.

"Terima kasih yang Mulia Majelis Hakim telah memberikan kesempatan kepada saya. Saya sadar dan nyesel atas kesalahan, saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan," kata Anniesa dibarengi dengan suara mulai terisak-isak.

Anniesa kemudian terlihat tidak bisa menahan air matanya.

Dia yang tampak mengenakan kemeja putih serta kerudung hitam itu terlihat menangis saat melanjutkan isi secarik kertas tersebut.

Anniesa membacakan bagaimana dirinya sangat sedih tidak bisa bertemu dengan kedua anaknya.

Terlebih, anak keduanya yang masih berumur 9 bulan dan masih perlu asupan asi.

Halaman
12
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved