Pengakuan Mengejutkan WNI Eks Simpatisan ISIS, Sempat Dimabuk Asmara Hingga Sadari Ini

Ketika melihat video pengakuan simpatisan ISIS, keinginan wanita ini untuk berhijrah semakin besar.

Pengakuan Mengejutkan WNI Eks Simpatisan ISIS, Sempat Dimabuk Asmara Hingga Sadari Ini
Kompas
WNI Eks Simpatisan ISIS, Nurshadrina 

Laporan Wartawan Grid.ID, Elizabeth Ayudya RR

TRIBUN-BALI.COM - Bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya masih menjadi sorotan publik.

Ledakan tersebut mengundang beragam persepsi masyarakat.

Baca: Ais, Anak Korban Bom Bunuh Diri Di Mapolrestabes Surabaya Diakui Sang Kakek, Tapi Kondisinya Miris

Baca: Dijanjikan Hidup Sejahtera di Suriah, Nyatanya Nurshadrina Tinggal di Asrama Kotor Tak Layak Huni

Dikutip dari Tribun Jatim, adik kandung Amrozi sekaligus eks anggota teroris dari kelompok Moro Islamic Liberation Front (MILF), Ali Fauzi berpendapat bahwa kelompok di Surabaya berafiliasi dengan Islamic State of Iraq ad Syria (ISIS).

Diketahui, ISIS merupakan gerakan radikalisme yang masih mencoba merongrong keutuhan NKRI.

Sudah banyak WNI yang terbuai akan iming-iming yang diberikan ISIS.

Dalam talkshow 'Rosi' di Kompas TV, seorang wanita eks simpatisan ISIS, Nurshadrina Khaira Dhania (20) mengamini hal itu dan membeberkan pengalamannya.

Nurshadrina bercerita, mulanya ia tergiur dengan ajakan pamannya, Djoko Wiwoho yang juga simpatisan ISIS.

Rasa penasaran besar membuat Nurshadrina mencari tahu soal ISIS.

Ketika melihat video pengakuan simpatisan ISIS, keinginan Nurshadrina untuk berhijrah semakin besar.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved