Sosok Ini Bocorkan Siapa Target Sebenarnya Teroris, Sempat Sebut Nama Ahok

Aksi teror bom di Surabaya telah membuat masyarakat terguncang. Sebab, dalam peristiwa itu muncul banyak korban

Sosok Ini Bocorkan Siapa Target Sebenarnya Teroris, Sempat Sebut Nama Ahok
Puji pelaku bom 

TRIBUN-BALI.COM- Aksi teror bom di Surabaya telah membuat masyarakat terguncang.

Sebab, dalam peristiwa itu muncul banyak korban.

Tak hanya orang dewasa, melainkan juga anak-anak.

Baca: Pengendara Ojek Online Disergap 5 Anggota Densus 88, Ditodong Senjata Laras Panjang

Baca: Terkuak, Cara Aneh Istri Terduga Teroris Membeli Sayur, Hingga Diancam Diceraikan Jika Tak Bercadar

Baca: Ternyata Begini Cara Cepat ISIS Kumpulkan Uang Hingga Punya Kekayaan yang Fantastis

Greg Fealy, pengamat politik dan Islam Indonesia dari Australian National University (ANU) di Canberra, mengatakan bahwa polisi merupakan salah satu musuh utama teroris.

Greg juga mengatakan bahwa serangan bom ke gereja di Indonesia sebetulnya tidaklah banyak terjadi.

Baca: Astaga, WNI di Suriah Terjemahkan Buletin Al Fatihin Terbitan ISIS Dan Sebarkan di Indonesia

Baca: Nekat Terobos Rumah Terduga Teroris di Tangerang, Ada Kejanggalan di Motor Wanita Ini, Coba Cermati

Baca: Dituntut Hukuman Mati, Aman Abdurrahman Masih Bisa Tersenyum, Lihat Ekspresinya

"Polisi masih menjadi musuh utama atau target para jihadis," ujar Greg yang juga Kepala Departemen Perubahan Politik dan Sosial di ANU sebagaimana dikutip dari AustraliaPlus.

Meski begitu, tempat ibadah dan warga asing kemungkinan besar juga menjadi sasaran para teroris.

Baca: Aman Abdurrahman, Sosok Yang Disebut ‘Peredam Amarah’ Napi Mako Brimob Dengan Rekaman Suara Ini

Greg menanggapi soal pernyataan polisi yang mengatakan keluarga pelaku bom Surabaya belum pernah ke Suriah.

Jika pelaku belum pernah ke Suriah, berarti ada oknum yang mengajari mereka.

Baca: Nafa Urbach Jadi Sorotan Usai Tulis Begini di Kolom Komentar Najwa Shihab, Terkait Bom Gereja

Baca: VIRAL! Walikota Risma Tiba-tiba Sujud Lalu Minta Maaf Dihadapan Ratusan Orang

"Tapi yang terpenting lagi ini menunjukkan banyaknya elemen yang butuh perhatian lebih, seperti siapa yang melatih dan mengajarkan mereka, terutama pada sang ayah, Dita untuk membuat bom yang cukup canggih dan menjadi yang terbesar sejak 2009," ucap Greg.

Halaman
123
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help