Astaga, WNI di Suriah Terjemahkan Buletin Al Fatihin Terbitan ISIS Dan Sebarkan di Indonesia

Jenderal bintang dua orang ini juga menilai bahwa Kementerian Kominfo seharusnya turut membantu menangkal penyebaran buletin itu.

Astaga, WNI di Suriah Terjemahkan Buletin Al Fatihin Terbitan ISIS Dan Sebarkan di Indonesia
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Bendera ISIS dipasang orang tidak dikenal di pagar depan Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2017) pag 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Mabes Polri mengungkap bahwa ternyata buletin Al Fatihin diterjemahkan oleh seorang warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah.

Diketahui, buletin terbitan ISIS ini beredar secara digital dan viral di tanah air.

"Itu dibuat dari luar. Itu ada orang Indonesia di Suriah sana. Kan (disebarkan) pakai digital," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2018).

Lantaran isinya yang mendukung aksi radikalisme dan terorisme, Setyo mengimbau masyarakat agar tak menyebarkan buletin tersebut.

Ia juga meminta agar yang menerima buletin itu untuk segera menghapusnya.

"Sama-sama nggak usah disebarluaskan. Kalau terima, hapus saja," ungkapnya.

Jenderal bintang dua orang ini juga menilai bahwa Kementerian Kominfo seharusnya turut membantu menangkal penyebaran buletin itu.

"Harusnya Kominfo juga ikut (menangkal penyebaran buletin Al Fatihin)," kata Setyo.

"Kita selalu menyampaikan, kalau memang ada, perlu ditangani. Kalau untuk mengeblok itu kan kewenangan Kominfo," tandasnya.

Diketahui, beredar viral buletin 'Al Fatihin' secara digital.

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help