Dikemas Lebih Menarik, Bali Tattoo Expo 2018 Hadirkan Seniman Tattoo Austria, Mesir, hingga Slovenia

Bali Tattoo Expo 2018 telah berlangsung sejak pagi tadi di Gedung Bali Creative Industry Center (BCIC) Tohpati

Dikemas Lebih Menarik, Bali Tattoo Expo 2018 Hadirkan Seniman Tattoo Austria, Mesir, hingga Slovenia
Tribun Bali/Busrah Ardans
Suasana Bali Tattoo Expo 2018 yang berlangsung di Bali Creative Industri Center, Jumat (18/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali Tattoo Expo 2018 telah berlangsung sejak pagi tadi sekitar pukul 10.00 Wita Jumat (18/5/2018) di Gedung Bali Creative Industry Center (BCIC) Tohpati, Denpasar.

Bagus Ferry sebagai penyelenggara mengatakan, dengan melihat keberhasilan 2 tahun berturut-turut gelaran exhibition Bali Tattoo Expo, pihaknya tahun ini turut menghadirkan seniman tato luar negeri.

Kata dia konsepnya masih sama hanya saja dikemas dengan lebih menarik lagi.

"Jadi dengan konsep yang lebih besar dan dikemas makin menarik. Ini para partisipan kami tidak dari Bali saja, melainkan seniman tato dari luar Bali seperti Jakarta, Batam, Manado dan luar negeri seperti Australia, Malaysia, Singapura, Austria, Filipina, India, Mesir, dan Slovenia," jelas Bagus.

Acara ini akan berlangsung hingga Minggu (20/5/2018) mulai pukul 10.00 - 22.00 Wita dengan menghadirkan sekitar 132 booth yang terdiri booth tattoo studio dan booth non-tattoo studio di dalam ruangan.

"Selama 3 hari ini, mereka bukan menggelar exhibition tato saja, namun juga dapat mengikuti Tattoo Contest dengan menampilkan tato yang mereka buat selama acara Bali Tattoo Expo 2018. Dan juga akan diadakan Tattoo Show Contest (healed tattoo) yang biasanya diminati para kolektor tato," terangnya.

Selain itu, Bali Tattoo Expo 2018 juga dimeriahkan pertunjukan musik selama 3 hari berturut-turut mulai pukul 16.00 - 22.00 Wita, tersedia pula booth makanan dan minuman yang berlokasi di luar ruangan.

“Melalui Bali Tattoo Expo 2018 ini, kami ingin membawa komunitas tato ke level selanjutnya dari segala sisi. Selama 3 hari penuh, mereka dapat melakukan expo atau pameran hasil tato mereka, dan mempromosikan pribadi mereka sebagai seniman tato maupun studio mereka kepada pengunjung serta masyarakat luas,” imbuhnya.(*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help