Pencuri Ini Jual Hasil Curian di Facebook, Pembelinya Ternyata Korbannya Sendiri

Dengan tangan diborgol, I Ketut Adi Jaya Andika (20) bersama delapan tersangaka lainnya, digiring ke halaman depan Mapolres Gianyar

Pencuri Ini Jual Hasil Curian di Facebook, Pembelinya Ternyata Korbannya Sendiri
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Sejumlah pelaku kejahatan yang ditangkap dalam Operasi Pekat Agung 2018 digiring oleh polisi di Polres Gianyar, Jumat (18/5/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dengan tangan diborgol, I Ketut Adi Jaya Andika (20) bersama delapan tersangaka lainnya, digiring  ke halaman depan Mapolres Gianyar, Jumat (18/5/2018).

Pemuda asal Banjar Lebih Duwur Kaja, Desa Lebih, Gianyar ini merupakan satu di antara sembilan tersangka yang tertangkap dalam Operasi Pekat Agung 2018, yang digelar dari 27 April hingga 17 Mei.

Baca: VIRAL! Maling Jual Kain Tenun Hasil Curiannya ke Pemilik, Nyoman Sudira Bersyukur pada Kekuatan Doa

Penangkapan terhadap Andika tergolong unik.

Ketika ia melintas di Banjar Patolan, Desa Pering, Blahbatuh, ia melihat sepeda kayuh di garasi milik warga setempat, Minggu (29/4/2018) pukul 01.00 Wita.

Dia pun langsung masuk ke dalam garasi dan melarikan sepeda seharga Rp 3 juta tersebut.

Setelah itu, Andika menawarkan sepeda tersebut di facebook seharga Rp 1,5 juta.

Tak butuh waktu lama, seorang pembeli menyepakati harga, dan meminta bertemu di Pantai Purnama.

Namun tanpa diketahuinya, si pembeli tak lain adalah pemilik sepeda tersebut.

Pelaku akhirnya digiring ke Mapolsek Blahbatuh.

Kapolres Gianyar, AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengungkapkan, target operasi Pekat Agung ini, di antaranya pencurian, perjudian, peredaran miras, narkoba termasuk premanisme.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help