Final Piala FA

Jelang Final Piala FA MU vs Chelsea, Jose Mourinho Harus Terima Konsekuensi Ini

Manager Manchester United, Jose Mourinho, mengaku masih sangat mencintai fan Chelsea jelang final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (19/5/2018)

Jelang Final Piala FA MU vs Chelsea, Jose Mourinho Harus Terima Konsekuensi Ini
Le Buzz-Eurosport
Pelatih Manchester United, Jose Mourinho. 

TRIBUN-BALI.COM - Manchester United dan Chelsea akan melakoni laga penuh emosi malam ini, Sabtu (19/05/2018). Kedua tim-tim akan bertemu dalam laga bertajuk Final Piala FA 2018.

Adanya bumbu-bumbu reuni dalam laga ini diprediksi menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta sepak bola dunia.

Baca: Away ke Borneo FC, Pelatih Bali United Sampaikan Kabar Buruk, WCP: Bachdim dan Spaso Cedera

Baca: Gunung Agung Erupsi dengan Ketinggian Kolom Abu 1.000 Meter, Begini Penjelasan PVMBG

Baca: Bagaimana Kelompok Teroris Dapatkan Senjata Api? Sosok Ini Ungkap Fakta Mengejutkan Ini

Baca: Miris, Gara-gara Tak Dibelikan Ponsel Orang Tuanya, Pemuda Ini Bakar Rumahnya

Bagaimana tidak, hampir seperempat kekuatan Manchester United saat ini adalah pernah menjadi bagian dari tim London Biru.

Sebut saja Nemanja Matic, Juan Mata, Romelu Lukaku dan sang juru taktik Jose Mourinho.

Manager Manchester United, Jose Mourinho, mengaku masih sangat mencintai fan Chelsea jelang final Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (19/5/2018) pukul 23.15 WIB.

Jose Mourinho merupakan mantan manajer Chelsea yang pernah ia bela pada 2004-2007 dan 2013–2015.

Selama itu, Jose Mourinho mendapat dukungan penuh dari fan Chelsea setelah menghadirkan banyak kejataan bagi klub.

Namun, dukungan tersebut kini telah berubah menjadi hinaan karena Jose Mourinho dianggap berkhianat setelah menukangi Manchester United.

Jose Mourinho memandang hal tersebut sebagai konsekuensi yang ia terima, teruama pada final Piala FA nanti.

Meski demikian, Jose Mourinho mengatakan bahwa dirinya tetap mencintai fan Chelsea setelah apa yang ia dapatkan selama menjadi nakhoda The Blues.

"Satu-satunya hal yang ingin saya katakan dalam hal fan Chelsea adalah bahwa sejak hari pertama pada 2004 hingga terakhir dipecat beberapa tahun lalu, mereka tetap mendukung saya tanpa alasan," ucap Mourinho seperti dikutip BolaSport.com dari BBC.

"Mereka mendukung saya setiap hari dan setiap pertandingan. Mereka mendukung saya, bahkan pada hari saya dipecat dua kali. Saya tidak akan pernah lupa karena mereka telah melakukan apa yang dilakukan oleh pendukung yang luat biasa lakukan," tutur sang pelatih.

Musim lalu, Mourinho diteriaki sebagai pengkhianat kala berkunjung ke markas Chelsea sebagai pelatih Manchester United.

Kini, hal tersebut dipercaya akan kembali terjadi karena Chelseadan Manchester United akan memperebutkan satu-satunya trofi yang masih bisa mereka menangi musim ini.(*)

Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help