Keluar Air Mani Saat Menjalankan Ibadah Puasa, Bagaimana Hukumnya? Batal Atau Tidak?

Selama menjalankan puasa, banyak sekali anjuran agar umat Islam mendapatkan pahala yang melimpah saat bulan Ramadan.

Keluar Air Mani Saat Menjalankan Ibadah Puasa, Bagaimana Hukumnya? Batal Atau Tidak?
Ist/Net
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Ramadan 1439 Hijriah sudah memasuki hari ke-tiga.

Umat Islam tentunya masih harus melaksankan puasa wajib hingga 27 hari ke depannya.

Selama menjalankan puasa, banyak sekali anjuran agar umat Islam mendapatkan pahala yang melimpah saat bulan Ramadan.

Namun ada juga hal-hal yang dilarang atau tak disarankan untuk dilakukan.

Akan tetapi beberapa orang masih belum banyak yang mengetahui larangan apa saja yang tidak boleh dilakukan saat berpuasa.

Hinggal hal-hal kecil yang biasanya terjadi di luar bulan puasa, bagaimana menyikapinya saat bulan puasa.

Salah satu hal yang membuat orang-orang bingung, khususnya kaum laki-laki adalah keluarnya mani saat menjalankan puasa wajib Ramadan.

Dilansir oleh TribunWow.com dari NU online, Sabtu (19/5/2018) keluarnya air mani menjadi suatu yang batal jika dilakukan dengan sengaja saat berpuasa.

Seperti menggunakan tangan untuk mengeluarkan air mani, hingga bersentuhan dengan hal lain hingga menyebabkan air mani keluar akan membatalkan puasa wajib.

Meskipun melakukan masturbasi menggunakan tangan istri yang notabene sudah halal, puasa akan tetap batal.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved