Travel

Patung Kuda di Badung Jadi Tempat Wisata, Begini Sejarahnya

Salah satu tempat wisata buatan yang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal dan domestik yaitu Patung Satria Gatotkaca.

Patung Kuda di Badung Jadi Tempat Wisata, Begini Sejarahnya
Tribun Bali/Rino Gale
Sejumlah warga menikmati berwisata di Patung Kuda di Bundaran Ngurah Rai Tuban, Badung, Bali, Kamis (17/5/2018) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kabupaten Badung merupakan salah satu kabupaten di Bali yang memiliki jumlah kunjungan wisatawan dan tempat wisata yang banyak.

Badung terkenal akan keindahan pantainya seperti pantai Dream Land, Pantai Kuta, Pantai Nusa Dua, dan lain sebagainya.

Selain wisata alam yang mempesona, di Kabupaten Badung juga memiliki wisata buatan yang tidak kalah indahnya.

Salah satu tempat wisata buatan yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan domestik yaitu Patung Satria Gatotkaca. Seperti yang terlihat Kamis (17/5/2018).

Walaupun patung tersebut namanya Patung Satria Gatotkaca, tetapi kebanyakan orang menyebut patung tersebut dengan nama Patung Kuda, karena dalam patung tersebut ada enam ekor kuda yang menarik sebuah kereta perang.

Patung tersebut mengisahkan peperangan antara Pangeran Gatotkaca (hasil pernikahan antara Raden Bima dengan raksasa Hidimbi) dengan Adipati Karna (Raja Angga) dalam kisah pewayanagan Mahabharata.

Sehingga dalam patung tersebut digambarkan Raden Gatotkaca menyerang Adipati Karna dengan senjata gadanya dari angkasa.

Sedangkan Adipati Karna juga membalasnya dengan senjata panahnya dari keretanya yang menjadi kusirnya adalah Raja Salya (paman dari Nakula dan Sadewa).

Dalam peperangan tersebut akhirnya Pangeran Gatotkaca gugur melawan Adipati Karna dengan senjata saktinya.

Halaman
12
Penulis: Rino Gale
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help