Sempat Menolak Dirujuk ke Rumah Sakit Padahal Kondisi Lemah, Begini Kondisi Ni Luh Suriani Kini

Ni Luh Suriani, seorang perempuan asal Umeanyar Selumbung Manggis, Karangasem, Bali, terpaksa harus dievakuasi pasca-melahirkan prematur

Sempat Menolak Dirujuk ke Rumah Sakit Padahal Kondisi Lemah, Begini Kondisi Ni Luh Suriani Kini
Instagram Divisi Humas polri
Ni Luh Suriani 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Busrah Hisam Ardans

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ni Luh Suriani, seorang perempuan asal Umeanyar Selumbung Manggis, Karangasem, Bali, terpaksa harus dievakuasi dari rumahnya pasca-melahirkan prematur.

Menurut informasi yang diterima Tribun Bali dari Aiptu I Nyoman Sueca, kondisi Suriani kini berangsur-angsur membaik.

Kata Aiptu Sueca, Ni Luh Suriani harus dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk menerima perawatan medis karena kondisinya yang lemah.

"Saat tiba di lokasi, yang bersangkutan sempat tidak mau dirujuk karena alasan merasa baik-baik saja dan proses persalinan juga sudah selesai, tapi dua bidan yang membantu persalinan menyarankan Suriani dibawa ke rumah sakit. Akhirnya setelah diberikan pengertian, Suriani mau ke Rumah Sakit," kata Aiptu Sueca.

Ditambahkannya, saat itu tim evakuasi mendapat saran dari Bidan yang menangani Suriani supaya proses evakuasi tidak mengharuskannya jalan, sehingga petugas mencarikan alternatif lain.

"Kemudian saran dari Bidan itu, ibu akan dievakuasi tapi tidak harus jalan. Akhirnya kami cari cara yaitu dengan tandu. Ada bambu juga kain dari ibu Suriani akhirnya bisa dibuat tandu. Relawan saat itu terdiri dari Polisi, TNI, warga dan Kepala Dusun." jelasnya.

Dirinya juga bersyukur dengan mendengar kabar bahwa yang bersangkutan sudah membaik.

"Walaupun kemarin sempat kewalahan dan di luar prediksi, sehingga secara spontan saja menandu, tapi kami bersyukur. Saat ini informasi yang diterima dari Bidan Desa Ni Luh Suriani, ini sudah dalam kondisi baik dan mendapat perawatan," pungkasnya.(*)

Penulis: Busrah Ardans
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved