Warga Binaan Lapas Tabanan Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Begini Aktivitas Positif Mereka

Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Petugas Lapas Kelas IIB Tabanan melaksanakan upacara memperingati hari Kebangkitan Nasional ke-110

Warga Binaan Lapas Tabanan Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Begini Aktivitas Positif Mereka
Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Petugas Lapas Kelas IIB Tabanan melaksanakan upacara peringatan untuk memperingati hari Kebangkitan Nasional ke-110 di lapangan Lapas Tabanan, Senin (21/5). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan Petugas Lapas Kelas IIB Tabanan melaksanakan upacara  memperingati hari Kebangkitan Nasional ke-110 di lapangan Lapas Tabanan, Senin (21/5/2018).

Selain menggelar upacara, seluruh WBP juga diberikan pelatihan pertukangan selama tiga bulan kedepan.

Kalapas Tabanan, I Putu Murdiana menjelaskan, dalam memperingati hari kebangkitan nasional ini seluruh WBP dan petugas diajak untuk meneladani perjuangan para pahlawan pendiri bangsa yang telah merelakan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan bangsa.

Kebangkitan Nasional sebagai tonggak awal perjuangan yang modern melalui peningkatan SDM, perjuangan diplomasi, dan hak asasi manusia.

Selain itu, kata dia, seluruh WBP juga melakukan sejumlah kegiatan yang sudah dimulai sejak Minggu (20/5) dengan melakukan pengecatan dan kebersihan kantor di seluruh Indonesia menjadi satu warna.

"Selanjutnya semua akan dibekali keterampilan sebagai tukang baik tukang kayu maupun tukang batu dengan mengikuti pelatihan, " ujar Murdiana.

Dia mengatakan, pemilihan untuk memberikan keterampilan tukang sebagai bekal disebabkan karena saat ini khususnya di kota-kota besar sangat sulit mencari jasa tukang, masyarakat saat ini lebih memilih pekerjaan kantoran daripada menjadi tukang.

"Nantinya diharapkan akan menjadi tukang handal yang memiliki sertifikasi sehingga kedepannya WBP lebih mudah mencari pekerjaan apabila sudah selesai menjalani masa pidana di dalam Lapas," harapnya.

Dia menyebutkan, pelatihan ini akan dilaksanakan selama tiga bulan dengan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan dan Dinas PUPR Tabanan.

"Setelah WBP menerima sertifikasi maka ada satu lagi program yg harus mereka kerjakan yaitu pengabdian masyarakat melalui program bhakti kepada negeri merah putih narapidana. Bentuk Kegiatan ini adalah merenovasi sarana ibadah,sarana sosial, sarana pendidikan dan sarana umum lainnya yg ada di kabupaten Tabanan tentunya didahului koordinasi dg pemerintah daerah," katanya. (*) 

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help