Alif Bocah yang Hanya Makan Nasi dan Garam Mendadak Hilang, Ketua RT: Dijemput Orang Naik Avansa

Ketua RT 04/03, Kadir menjelaskan, Alif bersama neneknya, Heni, pergi dari rumah setelah dijemput seseorang menggunakan mobil

Alif Bocah yang Hanya Makan Nasi dan Garam Mendadak Hilang, Ketua RT: Dijemput Orang Naik Avansa
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Alif Hidayat, bocah enam tahun yatim piatu yang tinggal di gubuk reyot bersama neneknya, Heni, di Karawaci, Tangerang, Minggu (27/5/2018). Alif sahur hanya dengan nasi dan garam karena saking sulitnya perekonomian neneknya. 

TRIBUN-BALI.COM, KARAWACI -  Alif Hidayat (5) mendadak hilang setelah ramai diberitakan media dan menerima sumbangan puluhan juta.

Menurut seorang tetangga Alif, Yono (41) mengaku menyaksikan kepergian bocah tersebut bersama neneknya, Heni.

Baca: Disumpahin Ayu Ting Ting Jalinan Pacarannya Bubar, Ivan Gunawan Jawab dengan Ucapan Mengejutkan Ini

Ketua RT 04/03, Kadir menjelaskan, Alif bersama neneknya, Heni, pergi dari rumah setelah dijemput seseorang menggunakan mobil Toyota Avanza selepas bedug Magrib kemarin.

"Setelah magrib lah, si ibu (nenek Alif) dijemput sama orang naik Avanza," kata Yono yang mengaku sudah tinggal disebelah rumah Alif dan Neneknya di Tangerang, Selasa (29/5/2018).

Yono menjelaskan, selain membawa cucu kesayangannya, Heni juga membawa beberapa tas berukuran besar.

Karena penasaran, Yono kemudian menanyakan perihal kepergian Alif Hidayat dan sang nenek yang tengah viral tersebut.

Baca: Angga Wijaya Minta Maaf dan Unggah Video Ijab Kobulnya, Tak Disangka Jawaban Dewi Perssik Begini

"Pas saya tanya, mau kemana bu? Dia bilang mau pindah ke Wonosobo, pusing disini ditanyain terus," jelas Yono seraya menirukan nenek Heni.

Dari pantauan TribunJakarta.com, rumah gubug di RT 4/3, kampung Cacing, Gang Perjuangan, Tanah Gocap, Karawaci, Tangerang, Banten, yang dihuni Alif Hidayat dan nenek Heni tampak sepi.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Alif Bocah yang Makan Garam Saat Sahur Mendadak Hilang Usai Ramai Jadi Perbincangan, Kenapa?

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved