Dikira Suara Kembang Api, 9 Pelinggih Pura Desa Rusak Tertimpa Pohon Beringin saat Tengah Malam

Krama setempat mengatakan, mereka tengah menggelar prosesi ‘ngingsiran’ atau memindahkan Ida Bhatara, yang sebelumnya berstana di pelinggih

Dikira Suara Kembang Api, 9 Pelinggih Pura Desa Rusak Tertimpa Pohon Beringin saat Tengah Malam
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Petugas BPBD Gianyar melakukan pemangkasan pohon tumbang di Pura Desa, Banjar Pausan, Desa Tegalalang, Gianyar, Kamis (31/5/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Pohon beringin setinggi sembilan meter dan lebar batang 45 centimeter (cm) tumbang dan menimpa sembilan pelinggih Pura Desa di Banjar Pausan, Desa Buahan Kaja, Payangan, Gianyar, Bali.

Pohon yang tumbuh di belakang Pura Desa itu diduga tumbang pada Rabu (30/5/2018) sekitar pukul 23.00 Wita.

Namun, warga setempat baru mengetahuinya pada Kamis (31/5/2018) pagi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Saat Tribun Bali mendatangi Banjar Pausan kemarin, puluhan krama tampak berkumpul di utama mandala Pura Desa.

Ada yang duduk dengan raut wajah murung, ada pula yang sibuk mempersiapkan sarana upakara, serta ada yang memainkan alat musik gamelan.

Krama setempat mengatakan, mereka tengah menggelar prosesi ‘ngingsiran’ atau memindahkan Ida Bhatara, yang sebelumnya berstana di pelinggih yang tertimpa pohon tumbang, ke peliang sementara yang dibuat krama dari bahan kayu.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar yang saat itu sudah berada di lokasi, belum bisa menyingkirkan reruntuhan.

Sebab, mereka masih menunggu selesainya prosesi ‘ngingsiran’ itu.

Krama meyakini, evakuasi belum bisa dilakukan sebelum prosesi tersebut tuntas.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help