Ini Jenis Obat Penggugur Kandungan yang Diminum Siswi SMK di Buleleng

Kematian seorang remaja KS (20) dipastikan akibat menenggak obat penggugur kandungan (misoprosol)

Ini Jenis Obat Penggugur Kandungan yang Diminum Siswi SMK di Buleleng
Istimewa
TKP penemuan mayat siswi kelas XII salah satu SMK di Buleleng berinsial KS (20) di Banjar Kuta Banding, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng, Minggu (27/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Eurazmy

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kematian seorang remaja asal Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, KS (20) dipastikan akibat menenggak obat penggugur kandungan (misoprosol).

Misoprosol sendiri merupakan obat keras golongan K yang memiliki efek samping terhadap rahim wanita ibu hamil.

Namun, menurut hasil forensik RSUP Sanglah, organ rahim KS yang tengah berbuah janin cukup umur tersebut diketahui tidak pecah.

Padahal, jika menilik dari kajian farmasi mengenai efek samping penggunaan obat golongan teratogenik kategori K ini, bisa menimbulkan pecah rahim atau ruptura uteri.

Hal ini diungkapkan Ketua Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Bali, dr Doster Mahayasa.

Menurutnya, penggunaan obat dengan lambang 'K Merah' ini mulanya hanya dipakai untuk mengobati sakit maag.

Kemudian diketahui bahwa ternyata obat ini juga bisa menimbulkan kontraksi rahim pada wanita hamil.

Oleh karena itu, obat tersebut dipakai untuk menginduksi persalinan dengan pengawasan ketat di rumah sakit.

"Efek samping yang ditimbulkan dari obat itu adalah kontraksi rahim berlebih (hipertonus) yang bisa menimbulkan ruptura uteri (rahim pecah). Kalau rahimnya pecah, memang bisa menimbulkan kematian. Selain itu, efek samping yang lain adalah diare,” ungkapnya saat dikonfirmasi Tribun Bali, Sabtu (2/6/2018) kemarin.

Halaman
1234
Penulis: eurazmy
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help