Mesin Mati Saat Melaut, Wayan Simpen Terombang-ambing hingga Laut Sanur

I Wayan Simpen (72), nelayan asal Desa Pesinggahan dilaporkan hilang saat melaut, Minggu (3/6/2018)

Mesin Mati Saat Melaut, Wayan Simpen Terombang-ambing hingga Laut Sanur
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kerabat saat menunggu kedatangan I Wayan Simpen di Pantai Pesinggahan, Dawan, Klungkung. Mesin perahu Wayan Simpen sempat mati saat melaut dan hilang kontak dengan Keluarga. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - I Wayan Simpen (72), nelayan asal Desa Pesinggahan dilaporkan hilang saat melaut, Minggu (3/6/2018).

Nelayan tersebut sempat hilang kontak, setelah memberi kabar jika mesin perahu yang digunakannya mati di tengah laut

Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada menjelaskan, hilangnya Wayan Simpen tersebut dilaporkan oleh anaknya, I Wayan Sumerta (42).

Berdasarkan informasi sang anak, Wayan Simpen pamit pada keluarga untuk melaut sekira pukul 04.00 Wita, Minggu (3/62018), menggunakan perahu jenis degdeg.

Sekira pukul 08.00 wita, Wayan Simpen sempat berkomunikasi melalui telepon dengan anaknya, Sumera, dan memberi kabar jika Simpen berada di tengah laut dekat Nusa Lembongan dalam keadaan mesin mati.

"Setelah memberi kabar itu, hingga pukul 13.00 Wita Wayan Simpen tidak kunjung kembali. Pihak keluarga tentu panik," ungkap Widiada

Karena tidak kunjung kembali, rekan Wayan Simpen yakni Kadek Adi wirawan dan Nengah Mertayasa melakukan pencarian ke laut yang dimaksud (perairan Nusa Lembongan).

Namun ternyata keduanya tidak berhasil menemukan Wayan Simpen, hingga mereka kembali ke Pesisir Pesinggahan.

"Pada saat pencarian itu, Wayan Simpen sempat kontak dengan keluarganya melalui telepon. Ia mengaku berada di wilayah perairan Pantai Pandawa, Badung. Namun kembali mengalami lost contact karena jangkauan signal," ungkap Widiada.

Karena khawatir, pihak keluarga beserta Bhabinkamtibmas setempat dan petugas BPBD menunggu Wayan Simpen di Pesisir Pesinggahan, sembari berkoordiansi dengan petugas terkait, untuk mengetahui keberadaan korban.

Sekitar pukul 14.50 Wita, Wayan Simpen diinformasikan selamat, namun sempat terombang-ambing hingga ke perairan Sanur.

"Info terkahir dari rekan Basarnas, hingga pukul 15.00 Wita masih dilakukan proses evakuasi terhadap Wayan Simpen. Perahunya yang mati masih ditarik dan rencana berlabuh menuju ke wilayah Kusamba," Jelas Widiada. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help