Ternyata Larangan Ibunda Adalah Pertanda Terakhir, Pria Blasteran Belanda-Bali Tewas di Karangasem

Willem sebelumnya dikabarkan hilang saat melakukan kegiatan menembak ikan bersama dengan teman-temannya di wilayah Karangasem

Ternyata Larangan Ibunda Adalah Pertanda Terakhir, Pria Blasteran Belanda-Bali Tewas di Karangasem
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Jero Mangku Wayan Sutama menujukkan foto keponakannya, Willem Siertsema semasa hidup. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- Suasana duka menyelimuti kediaman Willem Siertsema (24), yang terletak di Banjar Dinas Lebah, Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar Buleleng.

Sejumlah warga berpakaian adat madia terlihat datang silih berganti, menyampaikan rasa belasungkawanya terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Willem sebelumnya dikabarkan hilang saat melakukan kegiatan menembak ikan bersama dengan teman-temannya di wilayah Dusun Nusu, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem pada Senin (4/6/2018) kemarin.

Baca: Via Vallen dan Marco Simic Jadi Sorotan, Bintang Liga 1 Itu Lakukan Hal Ini

Baca: Made Ayu Tewas Usai Kecelakaan, Gadis 16 Tahun Ini Sempat Katakan Ini Sebelum Meninggal

Nahas setelah dilakukan pencarian, pada Selasa (5/6/2018), pria berdarah Belanda itu ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Willem meninggalkan seorang istri yang tengah hamil muda bernama Desak Nyoman Darma Yunita (23) bersama dengan anak laki-lakinya bernama Gede Gabriel (3).

Ayah Willem, adalah seorang WNA asal Belanda bernama Pieter (74).

Sedangkan ibunya, warga asal Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar Buleleng.

Willem dilahirkan dan dibesarkan oleh kedua orangtuanya di Buleleng.

Sejak berumur 15 tahun, ia memang sering diajak oleh pamannya untuk melakukan aktivitas menembak ikan di laut.

Sehingga kegiatan itu telah dijadikan Willem sebagai hobi. 

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help