Polsek Kuta Ringkus WNA Rusia Terkait Kasus Tindak Pidana Narkotika

Polsek Kuta ungkap tindak pidana narkotika Rybnokov Vladimir Aleksandrovicil (44), laki-laki, WNA Rusia

Polsek Kuta Ringkus WNA Rusia Terkait Kasus Tindak Pidana Narkotika
Tribun Bali/Rino Gale
Polsek Kuta ungkap tindak pidana narkotika Rybnokov Vladimir Aleksandrovicil (44), laki-laki, WNA Rusia. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Rino Gale

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Polsek Kuta ungkap tindak pidana narkotika Rybnokov Vladimir Aleksandrovicil (44), laki-laki, WNA Rusia.

Kapolsek I Nyoman Wirajaya menjelaskan, pada hari Jumat (27/5/2018) sekitar pukul 19.00 Wita, team opsnal Polsek Kuta yang dipimpin oleh Panit Reskrim Iptu Budi Artama mendapat informasi dari masyarakat, di TKP Jalan Majapahit depan Toko Miranda Star Shop, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, sering terjadi transaksi narkoba yang dilakukan WNA.

"Berdasarkan info tersebut, team opsnal melakukan penyelidikan di TKP yang dimaksud," ujarnya di Polsek Kuta, Rabu (6/6/2018).

Lanjutnya, sekitar pukul 20.20 Wita, team opsnal melihat WNA dengan gerak-gerik yang mencurigakan sambil menghubungi seseorang.

Kemudian team opsnal mendekati WNA tersebut serta melakukan penggeledahan.

Ketika dilakukan penggeledahan, pada saku kanan celananya terdapat 1 plastik klip besar, di dalamnya terdapat 3 klip kecil yang berisikan serbuk putih diduga kokain.

Kemudian team opsnal melakukan penyelidikan tempat tinggal WNA tersebut di Apartement Bali Vie kamar 204.

"Saat penggeledahan kamar, terdapat dua plastik klip kecil yang diselipkan di dalam buku bacaan," ujarnya.

Adapun barang bukti yang dibawa Polsek Kuta meliputi 1 plastik klip besar, yang didalamnya terdapat 3 klip kecil berisikan serbuk putih diduga kokain, 1 buah buku yang didalamnya terselip 2 plastik kecil, dan 1 buah celana pendek.

Wirajaya menambahkan, tindak pidana narkotika sebagaimana dimaksud dalam UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

"Tapi kami indikasikan WNA tersebut sebagai pengedar, dan ancamannya pun seumur hidup," ungkapnya.(*)

Penulis: Rino Gale
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help