Sat Reskrim Polres Klungkung Amankan Pelaku Pencurian Alat Traktor

I Wayan Artana (36), warga Dusun Lepang, Desa Takmung, Klungkung, harus berurusan dengan kepolisian

Sat Reskrim Polres Klungkung Amankan Pelaku Pencurian Alat Traktor
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
I Wayan Artana (36), warga Dusun Lepang, Desa Takmung, Klungkung ketika mendekam di Mapolres Klungkung, Kamis (7/6/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - I Wayan Artana (36), warga Dusun Lepang, Desa Takmung, Klungkung, harus berurusan dengan kepolisian.

Ia mengakui berbuatanya mencuri peralatan traktor milik majikannya, Made Nurjana (52), Warga Desa Satra, Klungkung.

Dewa Made Nurjana datang melaporkan pencurian yang dialaminya, jumat (1/6/2018) lalu.

Nurjana melaporkan kejadian bahwa dirinya kehilangan alat-alat traktor sebanyak tiga kali, yaitu yang pertama kehilangan rantek (alat pemecah tanah) sebanyak dua kali, dan kehilangan singkal (penggali tanah) sebanyak satu kali, di persawahan di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan.

Dari kejadian yang dialaminya, korban langsung melapor ke Polres Klungkung.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi dari masyarakat lainnya, kemudian diamankan tersangka I Wayan Artana, umur 36 tahun, alamat Dusun Lepang Kawan, Desa Lepang, Kecamatan Banjarangkan.

Dari hasil interograsi di Mapolres Klungkung, tersangka I Wayan Artana mengakui perbuatannya dan dilakukannya bersama seorang teman yang bernama Udin asal Jawa.

Setelah dilakukan pengejaran, sampai saat ini Udin belum tertangkap.

"Pelaku memanfaatkan situasi sepi pada malam hari, saat pemilik traktor tidak ada di sawah," ujar Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP I Made Dwi Agus Wirawan

Barang bukti yang diamankan berupa satu buah singkal.

Satu unit sepeda motor DK 7000 NT.

Satu buah STNK, satu buah kunci kontak.

Satu baju kaos lengan pendek.

Satu lembar celana panjang levis.

Satu ikat pinggang warna coklat dan uang tunai sebanyak Rp. 232.000 (sisa dari hasil penjualan singkal).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved