Dongkol Utangnya Tak Kunjung Dibayar, Nyoman Nuasa Nekat Curi Motor Wayan Sudur

Dongkol lantaran enam bulan berlalu, utang sebesar Rp 2 juta tak kunjung dilunasi, Nyoman Nuasa, nekat curi motor I Wayan Sudur

Dongkol Utangnya Tak Kunjung Dibayar, Nyoman Nuasa Nekat Curi Motor Wayan Sudur
Istimewa
Nyoman Nuasa (tengah) saat menjalani pemeriksaan di Polsek Susut, Kamis (7/8/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dongkol lantaran enam bulan berlalu, utang sebesar Rp 2 juta tak kunjung dilunasi, Nyoman Nuasa, warga Banjar Sala, Desa Abuan, Susut, nekat curi motor I Wayan Sudur.

Kejadian hilangnya motor milik warga asal Banjar Susut Kaja, Desa Susut, Kecamatan Susut tersebut, terjadi pada Kamis (7/6/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wayan Sudur pada hari itu sempat memarkir sepeda motornya, di sebuah penyosohan (penggilingan) gabah milik Anak Agung Surya Utama yang terletak tak jauh dari rumahnya.

Namun saat hendak diambil, dirinya mendapati jika motor Supra Fit warna hitam DK 2989 FI miliknya telah lenyap dari tempat semula.

Atas kejadian tersebut, dirinya langsung melapor ke Polsek Susut.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, saat dikonfirmasi Jumat (8/6/2018) membenarkan kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan korban, saat ditinggal posisi motor dalam keadaan terkunci.

Sebab di dalam sadel terdapat telepon genggam milik korban, beserta STNK motor tersebut.

"Korban baru mengetahui sepeda motor miliknya hilang sekira pukul 13.00 wita. Awalnya korban sempat mencari motornya di lokasi sekitar, namun hasilnya nihil. Akhirnya korban melapor ke Polsek Susut," terangnya.

Mendapati laporan tersebut, gabungan personel Polsek Susut dan Polres Bangli langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.

Sulhadi mengatakan, tak kurang dari 12 jam, kasus pencurian tersebut berhasil diungkap dan diamankan.

"Motifnya karena soal utang piutang. Jadi, pelaku ini merasa dongkol karena utang sebesar Rp 2 juta tak kunjung dibayar, setelah berulang kali ditagih dalam kurun waktu enam bulan terakhir," ucapnya.

Lanjut Sulhadi, saat melakukan aksinya pelaku dibantu seseorang bernama Kadek Sukada, dengan menaikkan sepeda motor itu dalam mobil Suzuki Carry Pick up warna hitam DK 9951 FA.

Sulhadi juga mengatakan, motor itu belum sempat dijual dan masih disimpan di rumah Nyoman Nuasa.

"Berdasarkan pemeriksaan, hanya Nyoman Nuasa yang dijadikan pelaku. Sedangkan Kadek Sukada saksi. Sebab dia (Kadek Sukada), hanya diajak mengangkut motor dengan alasan menyita. Terhadap pelaku disangkakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara," tandasnya.(*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help