Bali United

Mengejutkan, Agus Nova Kembali Dihukum, PSSI dan Komdis PSSI Disorot Pengamat Bola di Bali

Sedikit janggal jelang laga big match Bali United vs Persipura Jayapura, Sabtu (9/6) malam di Stadion Dipta Gianyar.

Mengejutkan, Agus Nova Kembali Dihukum, PSSI dan Komdis PSSI Disorot Pengamat Bola di Bali
Tribun Bali/Rizal Fanany
Agus Nova Wiantara 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sedikit janggal jelang laga big match Bali United vs Persipura Jayapura, Sabtu (9/6) malam di Stadion Dipta Gianyar.

Mendadak bek Bali United Agus Nova kembali dihukum Komdis PSSI. Padahal sesuai regulasi, Agus Nova telah menjalani hukuman satu pertandingan akibat dirinya dihukum kartu merah saat lawan Persib Bandung.

Hukuman yang dijalani Agus Nova yakni saat Bali United Away ke markas Madura United.

Namun, Jumat (8/6) malam, Agus Nova dinyatakan tidak bisa bermain karena harus menjalani satu kali hukuman lagi.

Hal ini tertuang saat Manager Coordination Match (MCM) di Stadion Dipta Gianyar yang diikuti pihak Bali United, Persipura, wasit, pengawas pertandingan atau match commisioner, dan semua elemen.

Sanksi ini berdasarkan surat dari Komdis PSSI yang dikirim semalam dengan nomor surat 072/L1/Sk Ld /Pssi /VI/2018.

Pengamat sepak bola Bali, Made Sony Kawiarda mengatakan, hal seperti ini bukan sesuatu yang baru dipersepakbolaan Indonesia.

"Kita tidak bisa bilang apa apa. Ini lah 'kelebihan' PSSI kita dan Komdis PSSI. Dulu saya pelatih seperti ini juga.
Untuk itu, kita sebagai manajemen, tim pelatih dan pemain harus tahu dan paham dulu aturan-aturan ini," tegas Sony Kawiarda, Sabtu (9/6) sore.

Menurut dia, jika semua paham dan bisa antisipasi kemungkinan yang terjadi hal-hal seperti ini, tentu bisa siapkan plan (rencana) lain tanpa pemain ini. Semua juga bisa tahu sejak awal dan bisa hindari pelanggaran atau protes wasit.

" Kita harus waspada, siapkan plan A dan B, saat akan jatuh regulasi PSSI atau Komdis PSSI seperti ini. Dari dulu memang seperti ini. Kalau kita protes, nanti aturan seperti itu, kata PSSI. Jadi inilah kelebihan PSSI dan Komdis," tegas mantan pelatih Persegi Gianyar dan Bali Devata ini.

Halaman
12
Penulis: Marianus Seran
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help