Komunitas Mahima Hadirkan Klinik Literasi di BEE 2018

Hari pertama sekaligus pembukaan Buleleng Education Expo (BEE) III tahun 2018 dilaksanakan di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja

Komunitas Mahima Hadirkan Klinik Literasi di BEE 2018
Istimewa
Suasana klinik literasi stand Komunitas Mahima di BEE 2018, Minggu (10/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Hari pertama sekaligus pembukaan Buleleng Education Expo (BEE) III tahun 2018 dilaksanakan di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Minggu (10/6/2018).

Dalam ajang tahunan ini, ditampilkan puluhan stan yang berkaitan dengan dunia pendidikan.

Dari puluhan stan tersebut, ada satu stan unik yaitu stand klinik literasi dari Komunitas Mahima.

Di stand ini terdapat berbagai macam buku bacaan terpilih yang bisa dibaca di tempat.

"Stand kami sangat sederhana, hanya ada meja, kursi kayu, kliping kegiatan dan berbagai buku. Persis ruang baca dan ngobrol sesuai misi kami membuka klinik literasi. Jadi, ruang ini kami buka untuk konsultasi literasi, ruang menjadi diri sendiri, dan mengundang pengunjung menjadi diri sendiri pula," kata Kadek Sonia Piscayanti pendiri Komunitas Mahima yang juga seorang penulis dan dosen, Minggu (10/6/2018).

Klinik literasi ini melayani konsultasi puisi, cerpen, novel, dan jurnalistik.

"Puisi yang demam bisa disembuhkan. Cerpen yang batuk-batuk juga bisa dipulihkan. Novel yang gatal-gatal juga ada pengobatannya. Tabib Made Adnyana Ole akan menyembuhkannya secara gratis, asal sopan dan bersahabat," imbuh Sonia.

Klinik ini dibuka mulai pukul 09.00 - 20.00 Wita.

Sementara untuk BEE 2018 sendiri akan dibuka hingga 14 Juni 2018 mendatang. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help