Asyik Selfie di Tebing Devil Tears, Wisatawan Tiongkok Tewas Digulung Ganasnya Ombak Lembongan

Saat kejadian korban bersama keluarganya berwisata di objek wisata tebing Devil’s Tears di Desa Lembongan, Klungkung.

Asyik Selfie di Tebing Devil Tears, Wisatawan Tiongkok Tewas Digulung Ganasnya Ombak Lembongan
istimewa
Jenazah wisatawan asal Tiongkok, Liang Wanchang, ketika berada di Puskesmas Nusa Penida II Desa Jungutbatu, Minggu (10/6). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Wisatawan asal Tiongkok, Liang Wanchang (46), meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing Devil’s Tears, Desa Lembongan, Klungkung, Minggu (10/6).

Wisatawan dengan No Lasport EA8417586 tersebut terjatuh dari tebing setinggi sekitar 50 meter, setelah terhempas gelombang saat sedang selfie di atas tebing terjal.

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika menjelaskan, kejadian kecelakaan di objek wisata itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita.

Baca: Kecelakaan di Sidakarya, Hasan Keluarkan Darah dari Mulut

Baca: Inilah Jadwal Libur Pengurusan SIM dan Hal yang Harus Diketahui Pemohon SIM Sebelum Libur

Saat kejadian korban bersama keluarganya berwisata di objek wisata tebing Devil’s Tears di Desa Lembongan, Klungkung.

Objek wisata tersebut selama ini dikenal menjadi salah satu lokasi wisata favorit, karena memiliki water blow (muncratan air laut) yang tinggi hingga melebihi tebing terjal.

Sejumlah wisatawan saat menikmati cipratan gelombang di tebing Devil Tears di Nusa Lembongan, beberapa waktu lalu. Destinasi wisata ini dianggap sangat berbahaya, karena kerap memakan koban jiwa .
Sejumlah wisatawan saat menikmati cipratan gelombang di tebing Devil Tears di Nusa Lembongan, beberapa waktu lalu. Destinasi wisata ini dianggap sangat berbahaya, karena kerap memakan koban jiwa . (Tribun Bali / Eka Mita Suputra)

Seperti wisatawan pada umumnya, saat kejadian korban hendak selfie, dengan layar belakang muncratan air laut.

Ia berdiri di bibir tebing setinggi sekitar 50 meter, yang di bawahnya merupakan lautan Samudera Hindia yang memiliki gelombang ganas.

"Jadi korban berdiri di bibir tebing, dan hendak selfie sembari menunggu muncratan gelombang sebagai latar belakangnya. Tapi tiba-tiba muncratan ombaknya sangat besar hingga menghantam tubuh korban. Ia lalu terpeleset dan jatuh ke laut," jelas Suastika, Minggu (10/6).

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help