Hari Raya Idul Fitri

Posko Mudik BPJS Kesehatan Unik, Siapkan Tenaga Pemijat

BPJS Kesehatan kembali menyelenggarakan Posko Mudik BPJS Kesehatan Tahun 2018.

Posko Mudik BPJS Kesehatan Unik, Siapkan Tenaga Pemijat
Istimewa
BPJS Kesehatan kembali menyelenggarakan Posko Mudik BPJS Kesehatan Tahun 2018. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Sebagai wujud pengabdian dan kepedulian BPJS Kesehatan kepada masyarakat yang melakukan tradisi mudik lebaran, BPJS Kesehatan kembali menyelenggarakan Posko Mudik BPJS Kesehatan Tahun 2018.

Salah satunya di Pelabuhan Gim]limanuk Bali. Posko Mudik BPJS Kesehatan diselenggarakan selama 8 hari sejak tanggal 7 Juni 2018  sampai tanggal 14 Juni 2018.

Ada hal unik jika kita singgah di posko mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Gilimanuk ini.

Terdapat 1 orang tenaga pemijat siap sedia bagi pemudik yang ingin melepas penat akibat letih menyetir sepanjang perjalanan.

Para pemijat ini adalah para tunanetra yang sangat handal binaan dari Dinas Sosial Kabupaten Jembrana dan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Ini adalah tahun ketiga kami bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Jembrana untuk penyediaan tenaga pemijat tunanetra. Para pemijat melayani tamu sekitar 30 menit per orangnya atau sesuai permintaan. Mereka siap sedia mulai pukul 08.00 sampai pukul 18.00 Wita. Selain itu Kami juga menyediakan takjil bagi pemudik yang kami bagikan mulai pukul 18.00 Wita untuk berbuka puasa," jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja, Made Sukmayanti, yang bertanggung jawab terhadap posko mudik ini.

Selain disediakan tenaga pemijat, terdapat juga dokter, paramedis, ambulance, dan petugas BPJS Kesehatan yang siap memberikan pelayanan bagi para pemudik yang membutuhkan konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi atau istirahat, pemeriksaan kesehatan sederhana, obat-obatan, tindakan sederhana yang bersifat emergency, dan pemberian rujukan bilamana sangat diperlukan, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Posko Mudik BPJS Kesehatan beroperasi selama 24 jam, dimana didalamnya terdapat dua tim yang bertugas secara bergantian.

Masing-masing tim tersebut terdiri dari satu orang koordinator BPJS Kesehatan, satu petugas BPJS Kesehatan, satu dokter dan satu paramedis yang berasal dari puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya yang bermitra dengan BPJS Kesehatan.

Sejumlah ambulance pun sudah disediakan untuk berjaga-jaga apabila ada pemudik yang mengalami kondisi emergency dan harus segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. (*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help