Kesaksian Adinda Sofiana Hampir Pingsan Saat Jogging Di Lapangan Renon, Dicekik dan Diseret

Kejadiannya kata dia sangat cepat apalagi di sekitar lokasi tidak terlalu tampak ramai seperti biasa.

Kesaksian Adinda Sofiana Hampir Pingsan Saat Jogging Di Lapangan Renon, Dicekik dan Diseret
facebook
Korban kekerasan oleh orang tak dikenal di lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, Sabtu (9/6/2018) lalu. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Adinda Sofiana (24) tidak menyangka jika dirinya harus mengalami kekerasan di lapangan Niti Mandala Renon, Sabtu (9/6/2018) pagi lalu. 

Dalam wawancara singkat dengan tribun-bali.com via telepon, Senin (11/6/2018) malam kemarin, Adinda menyaksikan dan mengakui kejadian tersebut menimpanya di pagi hari saat ia tengah melakukan aktivitas olahraga jogging. 

"Saya tiba di lokasi sekitar jam 6 kurang. Setelah itu saya lari dua puteran. Setelah itu sekitar jam 06.15 atau 06.30 saya lewat jalan pintas itu, kira-kira 10 meter dari parkiran timur saya dibekap sama orang terus diseret ke tangga." kata Adinda mengakui. 

Dirinya juga mengakui kalau hampir saja pingsan saat dicekik.

Hanya perlawanan sekuat tenaga dilakukan agar lepas dari cekikan itu. 

"Pas ditarik ke arah tangga terus dicekik di situ. Sebenanya sudah teriak pas ditarik itu, cuma karena dibekap jadi mungkin gak terlalu kedengaran. Rasanya hampir pingsan aja tapi melawan terus sampai lepas." lanjutnya bersaksi. 

Kejadiannya kata dia sangat cepat apalagi di sekitar lokasi tidak terlalu tampak ramai seperti biasa.

Terlebih di jalan pintas itu agak sepi. 

"Waktu itu kan Kuningan jadi gak terlalu ramai. Tapi waktu lari itu ada sih beberapa orang, cuma pakai headset jadi gak terlalu dengar suara dari luar. Pas lewat jalan pintas itu sepi. Juga hujan jadi udah pada pulang. Nah, dia tu datang dari belakang terus cekik itu. Cepet mas, sekitar 2 menitan." kata dia melanjutkan. 

Sementara ditanya mengenai wajah dan tubuh pelaku, kata di biasa saja, tidak berotot dan tidak seram. 

Halaman
12
Penulis: Busrah Ardans
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help