Dua Wanita Muda Ditangkap Tim Polda Bali Dini Hari Tadi, Ini Penyebabnya

Tersangka kedua adalah DR (30) yang diduga adalah pengedar, karena kedapatan membawa tujuh butir ekstasi berlogo LV

Dua Wanita Muda Ditangkap Tim Polda Bali Dini Hari Tadi, Ini Penyebabnya
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Direktorat Narkoba Polda Bali, Satgas CTOC dan beberapa satuan lain, menggelar sweeping atau razia mendadak (sidak) di beberapa tempat karaoke dan diskotik di wilayah Denpasar dan Badung.

Dari pelaksanaan sweeping setidaknya ada sekitar delapan orang pengunjung yang ditangkap karena positif menggunakan dan membawa narkoba.

Sweeping digelar sebagai upaya kepolisian menjaga kemananan dan ketertiban dan penghormatan Hari Suci Ramadan 2018 ini.

Baca: Fantastis! Segini Duit yang Didapat Siti Badriah dari Lagu Lagi Syantik, Hanya Dalam 3 Bulan

Baca: Viral, Video Pelakor Dihajar Istri di Jalanan, Kedapatan Ngamar di Indekos, Teriak: Om Tolong Om

Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Wadir Resnarkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko. Sweeping digelar Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 01.00 Wita hingga 04.30 Wita, dengan menerjunkan setidaknya 132 personel.

Kabid Humas Polda Bali, Kombespol Hengky Widjaja menyatakan, tiga kafe yang dirazia atau disweeping itu ialah sebuah kafe di kawasan Jalan Taman Pancing Glogor Carik Pemogan Denpasar Selatan.

Kemudian sebuah tempat karaoke di kawasan Jalan Suwung Batan Kendal Denpasar Selatan.

Dan terakhir di sebuah Diskotik di kawasan Jalan Dewi Sri Kuta Badung.

"Kami amankan delapan orang. Dua diantaranya adalah perempuan. Kami tangkap ini, ada yang membawa narkoba. Dan ada yang urinenya positif narkoba tapi tidak membawa narkoba," ucap Hengky, kemarin.

Hengky mengaku, bahwa delapan tersangka ini adalah IGKS (24) yang kedapatan membawa satu klip warna bening yang diduga adalah narkoba jenis ekstasi berjumlah satu butir.

Baca: Gempa 2,8 SR Awali Erupsi Gunung Agung, Begini Penjelasan Lengkap PVMBG

Baca: Soal Uang Belanja dari Ardi Bakrie, Ini Curhatan Nia Ramadhani, Cuma Nyeletuk

Tersangka kedua adalah DR (30) yang diduga adalah pengedar, karena kedapatan membawa tujuh butir ekstasi berlogo LV dan enam butir ekstasi warna coklat dan beberapa kunci loker.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved