Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Gempa 2,8 SR Awali Erupsi Gunung Agung, Begini Penjelasan Lengkap PVMBG

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 12 detik

Gempa 2,8 SR Awali Erupsi Gunung Agung, Begini Penjelasan Lengkap PVMBG
Istimewa / Kolase
Erupsi Gunung Agung, Rabu (13/6/2018) 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA- Gunung Agung kembali mengalami erupsi, Rabu (13/6/2018) sekitar 11.05 Wita.

Letusan ini menghasilkan lontaran abu vulkanik berwarna abu pekat setinggi sekitar 2000 diatas puncak, dengan arah barat dan barat daya.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 12 detik.

Erupsi tidak diawali dengan gempa tremor, hanya terekam gempa letusan saja, erupsinya transien (singkat) tidak menerus.

Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung api Wilayah Timur PVMBG,  Devy Kamil Syahbana menjelaskan, letusan Gunung Agung, Rabu (13/6/2018) masih tergolong kecil.

Jika dibandingkan pada letusan periode September-Oktober 2017 lalu yakni masih VEI  (Volcanic Explosivity Index) I.

Pasca erupsi, di sektor barat dilaporkan warga sudah ada hujan abu vulkanik Erupsi Gunung Agung tadi diantaranya di wilayah Kaldera Batur ( Desa Toya Bungkah, dan Songan). 

Sebelum letusan, atau sekitar pukul 08.49 sempat terekam gempa 2.8 SR dengan pusat 8 KM di Timur Laut Karangasem dengan kedalaman 10 KM.

Devy Kamil pun menyebut jika gempa tersebut memang masih berkaitan dengan aktivitas magmatik Gunung Agung

Ia menjelaskan, melihat data pra erupsi gunung Agung tahun 2017-2018, rentetan gempa di sektor Barat Laut, Utara dan Timur Laut Gunung Agung memang berkaitan dengan aktivitas magmatik Gunung Agung.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help