Home »

Bali

Gunung Agung Terkini

Gempa 2,8 SR Awali Erupsi Gunung Agung, Begini Penjelasan Lengkap PVMBG

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 12 detik

Gempa 2,8 SR Awali Erupsi Gunung Agung, Begini Penjelasan Lengkap PVMBG
Istimewa / Kolase
Erupsi Gunung Agung, Rabu (13/6/2018) 

“Karena hampir 50 juta meter kubik magma yang terkumpul di perut Gunung Agung saat 22 September 2017 lalu keluar secara perlahan mulai 21 November. Kalau saja magma saat itu keluar jauh lebih eksplosif, maka efek erupsinya bisa jadi lebih buruk,” terang Devy saat dihubungi kemarin.

Meskipun erupsi 2017-2018 tergolong kecil eksplosivitasnya, namun erupsi Gunung Agung yang akan datang, skala erupsinya bisa saja seperti 1963.

“Tapi kita jangan sebatas berandai-andai. Kita paham bahwa Gunung Agung ini pernah mengalami erupsi besar, pernah ada awan panas yang mematikan, pernah mengakibatkan kematian lebih dari 1000 orang tahun 1963 lalu. Artinya, kita mesti bijak menyikapi ini,” ungkap Devy.

Ia berharap, tata ruang di sekitar Gunung Agung harus memperhitungkan mitigasi bencana.

Tujuannya, agar kelak anak dan cucu atau generasi mendatang yang akan menghadapi erupsi Gunung Agung tidak terlalu berat bebannya.

Devy mengingatkan bahwa erupsi gunungapi belum ada yang bisa menghentikan.

Ada 2 cara untuk menekan risiko bencana gunungapi. Pertama, tidak membangun infrastruktur penting dan rumah tinggal di dalam KRB (Kawasan Rawan Bencana).

Tapi jika itu sulit dilakukan, maka cara kedua adalah dengan memperkuat pengetahuan masyarakat tentang potensi erupsi Gunung Agung, memperkuat kapasitas mereka agar mereka tidak kaget dan bingung kalau gunungnya erupsi. Gunungapi, menurut Devy, sejatinya menjadi sahabat terbaik manusia.

“Saat tenang, kita nikmati manfaatnya, tanah yang subur, pasir yang berlimpah, udara yang sehat, air yang berlimpah, pemandangan yang indah dan lain-lain. Saat erupsi, kita hanya perlu menyingkir sebentar, kita hanya perlu bersabar. Setelah itu kita akan menikmati lagi manfaatnya,” terang Devy.(*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help