Ini Penentu Miskin atau Tidaknya Suatu Daerah

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Putu Astawa mengatakan, jika tingkat inflasi mengalami kenaikan

Ini Penentu Miskin atau Tidaknya Suatu Daerah
Tribun Bali/I Putu Supartika
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Putu Astawa (kanan) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Putu Astawa mengatakan, jika tingkat inflasi mengalami kenaikan, maka harga kebutuhan pokok juga akan naik.

"Dengan naiknya harga tersebut, pasti pengeluaran masyarakat kurang mampu akan meningkat sehingga implikasinya juga ke kemiskinan. Karena itu, untuk mengukur kemiskinan itu dilihat dari pengeluaran dan pendapatan," kata Astawa, Rabu (13/6/2018).

Sehingga dengan demikian, semakin tinggi pengeluaran daripada pendapatan yang siperoleh maka akan cenderung menjadi jatuh miskin.

"Itu berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik, berdasarkan atas garis kemiskonan. Garis kemiskinan ditentukan oleh 47 jenis makanan pokok dan 51 jenis dari yang bukan makanan pokok itu dikalkulasikan berapa besar pendapatan dan berapa besaran pengeluarannya," imbuhnya.

Apabila lebih besar pasak daripada tiang atau lebih besar pengeluaran daripada pemasukan, maka termasuk dalam kategori di bawah garis kemiskinan. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help